AsiaQuest Indonesia
AsiaQuest Indonesia AsiaQuest Indonesia

Berita / Blog

The No.1 WEB development in Indonesia. AsiaQuest Indonesia will share news, events, and blog of WEB utilization in Indonesia. We post in English, Indonesia, and Japan.

News16 Des 2020

10 Skill yang Harus Dimiliki Front End…

Front end developer bukanlah posisi yang dapat diraih dengan mudah. Paling tidak, Anda harus mengantongi 10 skill yang harus dimiliki front end developer berikut ini. Dengan memiliki sepuluh skill ini, Anda dapat berjalan penuh percaya diri saat memasuki ruang interview dan keluar dengan kesepakatan gaji tinggi yang diidam-idamkan.  

Nah, kalau sudah menyangkut soal gaji begini, Anda pasti makin semangat untuk menguasai skill ini, bukan? Untuk lebih jelasnya, ini dia 10 skill yang harus dimiliki front end developer. 

 

(1) Menguasai Bahasa Pemrograman CSS dan HTML

Skill dasar yang harus Anda kuasai untuk menjadi front end developer adalah bahasa pemrograman. Bahasa pemrograman yang mesti Anda kuasai sebagai modal untuk pemrograman dasar adalah HTML dan CSS. Memang, seberapa penting kedua bahasa pemrograman ini? 

Mengutip dari Skillcrush.com, Anda tidak dapat memasang gambar di laman tanpa HTML, lho! Selain itu, tanpa menguasai HTML dan CSS, Anda tidak akan sanggup membuat desain website! Kini, Anda sudah mengetahui sevital apakah kedua bahasa pemrograman ini, bukan? 

 

(2) Wajib Bisa Javascript atau JS! 

Javascript atau JS menjadi hal vital kedua yang harus dikuasai oleh setiap front end developer. JS sendiri berfungsi untuk menambah segudang fungsi di suatu website. Jika ingin melihat bagaimana Javascript bekerja, silakan mengunjungi Pinterest. 

Saat akan mengklik tombol pin, laman Pinterest tersebut tidak akan reload (website biasa akan reload). Pada praktiknya, Javascript memang difungsikan untuk menambahkan extension dan plugin, seperti interaktif movies, games, dan real time maps

 

(3) JQuery, Untuk Mencari Ekstensi dan Plugin Siap Pakai

JQuery dan Javascript adalah dua sejoli yang mustahil untuk dipisahkan. Pasalnya, JQuery merupakan Javascript library yang dapat memudahkan proses web development dengan Javascript. Nantinya, Anda akan menemukan berbagai ekstensi dan plugin di JQuery. 

Alih-alih membangun dari awal, Anda dapat menggunakan JQuery untuk menambahkan elemen siap pakai. Jadi, proses web development berjalan instan! Anda pun hanya perlu mengubah beberapa bagian sesuai dengan kondisi dan kebutuhan website.

 

(4) Familier dengan Front End Framework

Saat Anda melihat requirement pada posisi yang diincar, sering kali pasti akan menemukan syarat “familier dengan front end framework”. Front end framework, khususnya Bootstrap, sendiri digunakan untuk memperlancar proses coding CSS. 

Front end framework ini juga sudah siap pakai sehingga dapat langsung diimplementasikan untuk pelbagai proyek dengan sedikit modifikasi. Dengan begini, Anda tidak perlu membangun suatu proyek dari awal, tetapi dapat mengambil “jalan pintas” dengan bantuan front end framework

 

(5) Sanggup Mendesain Responsive Website dan Mobile Apps

Responsive website and mobile tengah menjadi tren website development sepanjang tahun 2020. Pasalnya, banyak pengguna yang sudah banting setir dari desktop ke mobile. Oleh karena itu, website development berbasis responsive website and mobile sangat diminati. 

Desain responsif memungkinkan suatu tampilan website akan berubah secara otomatis mengikuti ukuran layar dari perangkat. Alhasil, pengguna dapat mengakses suatu website dengan nyaman tak peduli apa jenis perangkat mereka. 

Jika ingin mengetahui perbandingannya, kita bisa melihat tampilan desktop dan mobile (i). Suatu foto berbentuk landscape di desktop akan berubah menjadi potrait di mobile karena mengikuti ukuran layar. Inilah cara paling sederhana untuk menjelaskan bagaimana responsive website bekerja. 

 

(6) Ahli dalam Debugging dan Testing

Bug adalah permasalahan yang paling sering dihadapi oleh front end developer. Maka dari itu, keahlian dari mengatasi bug ini sangat diperlukan. Jika terjadi bug, tugas Anda adalah untuk menghilangkannya sesuai dengan metode yang ditetapkan perusahaan. 

Selain soal debugging, Anda juga dituntut menguasai berbagai jenis testing seperti browser testing dan unit testing. Browser testing ini diperlukan untuk mengecek apakah website yang dibuat dapat bekerja di berbagai browser, seperti Chrome, Firefox, IE, dan Safari. Ketika melakukan pengujian ini, Anda dapat melihat proses bagaimana pengguna mengakses suatu website. 

 

(7) Menguasai Git untuk Manajemen Version Control System 

Jika Anda melakukan suatu kesalahan saat coding, version control system bisa menjadi pahlawan penyelamat Anda. Selidik punya selidik, version control system berfungsi untuk membantu Anda melacak perubahan yang dilakukan. Apabila Anda melakukan satu kesalahan, Anda pun dapat kembali ke versi sebelumnya. Jadi, coding Anda tidak akan menguap secara percuma. 

Dengan fungsi sebagus ini, tentu saja front end developer yang mampu mengelola version control system lebih dibidik perekrut! Terlebih lagi, jika Anda juga memiliki skill Git yang memungkinkan Anda mengelola system control version.

 

(8) Kemampuan Menyelesaikan Masalah

Seseorang yang memiliki kemampuan menyelesaikan masalah secara mumpuni pasti akan diincar oleh para perekrut! Skill ini adalah sebuah talenta bawaan yang tidak dimiliki oleh semua orang. 

Ketika beberapa orang dihadapkan pada satu masalah, tiap-tiap orang pasti akan menawarkan solusi yang berbeda. Namun, tidak sekadar solusi, Anda harus mencari solusi terefektif dan terbaik.  

Beberapa jenis permasalahan yang berkaitan dengan front end developer, yaitu mencari cara terbaik untuk implementasi desain, kolaborasi front and back end coding, dan masalah lainnya. Apakah Anda tertantang untuk menyelesaikan berbagai permasalahan ini? 

 

(9) Taste of Design

Mengutip dari lead developer AQI, Dwi Iswanto, ada baiknya seorang front end developer juga memiliki taste of design. Jika iya, Anda pasti memiliki nilai tambah di mata perekrut. Skill ini dibutuhkan karena akan memengaruhi hasil akhir pekerjaan Anda. Jadi, front end developer tidak serta merta hanya mematuhi isi textbook, tetapi juga harus menggunakan kreativitas dan inovasi dalam bekerja. 

Untuk bisa menguasai skill ini, Anda dapat membekali diri dengan pengetahuan tentang UI dan UX terlebih dahulu. Dengan demikian, Anda dapat menilai sebuah tampilan website eye catching atau tidak. 

 

(10) Menguasai CMS

Dengan banyaknya pesaing, Anda dapat mencari celah kesuksesan dengan menguasai CMS atau content management system. Meskipun tidak semua perusahaan digital memasang kriteria ini, Anda bisa menggunakan skill ini untuk mendaftar di perusahaan yang fokus pada CMS, salah satunya e-commerce platform. Sebagai tambahan informasi, beberapa CMS yang populer di dunia, yaitu WordPress, Magento, Drupal, dan Joomla. 

Ini dia 10 skill yang harus dimiliki front end developer. Daftar skill-nya memang banyak, tetapi setimpal dengan masa depan cerah yang telah menanti Anda, lho. Anda tidak harus menguasainya semuanya sekaligus, tetapi bisa menyicilnya sedikit demi sedikit sampai menguasai semuanya. Selamat belajar, ya. Kalau kata Robert T. Kiyosaki, “You become what you study”. Setuju? 

 

Sumber: skillcrush.com

Photo by Arif Riyanto on Unsplash

 

web developer
News 03 Des 2020
Phyton Kalahkan Java sebagai Bahasa Pemrograman Terpopuler Kedua di Dunia

Bahasa pemrograman Phyton baru saja mencetak sejarah…

News 15 Okt 2020
Melihat Lebih Dekat Pekerjaan Project Manager

Sebuah proyek pengembangan sistem web (web system…

News 15 Okt 2020
Kenalan dengan Posisi Back End Developer

Dalam sebuah proyek software development (web/web system…

Blog 15 Okt 2020
Programmer Mesti Tahu: Software Development Life Cycle (SDLC)

SDLC merupakan singkatan dari Software Development Life…

News 13 Okt 2020
Kenalan dengan Posisi Front-End Developer

Sekilas kita melihat website dari luarnya saja…

DX News
Tags

Event
Calendar

Apr
15
2020

Seminar WFH Lebih Mudah dan Efisien dengan…
Dalam WFH banyak sekali kesulitan yang kita hadapi, seperti informasi…

Mar
12
2020

Kintone Seminar, 12 Maret 2020
Pemanfaatan IT Untuk Efesiensi Kerja Integrasi dan Pembuatan Aplikasi tanpa…

Back To Top