AsiaQuest Indonesia
AsiaQuest Indonesia AsiaQuest Indonesia

Berita / Blog

The No.1 WEB development in Indonesia. AsiaQuest Indonesia will share news, events, and blog of WEB utilization in Indonesia. We post in English, Indonesia, and Japan.

Blog16 Apr 2021

Bagaimana Proses Web App Development?

Membuat website ataupun web system tidaklah mudah. Ada proses panjang yang harus dilalui agar proyek web development yang dibuat bisa berjalan sukses hingga akhir. Nah, bagaimanakah proses web app development? Mari kita lihat step by step dalam web app development berikut ini:

 

1. Tentukan Bagaimana Anda akan Membuat Web App

 

Pertama-tama Anda harus tahu bagaimana cara Anda akan membuat web app. Berapa banyak orang yang dibutuhkan dalam tim, dan skill apa saja yang diperlukan dalam sebuah tim.

Jika, dalam perusahaan Anda ternyata tidak ada tim IT internal yang siap mengerjakan proyek web app development, maka anda selalu bisa meminta bantuan perusahaan konsultan IT seperti AsiaQuest Indonesia untuk mengerjakan proyek Anda.

 

2. Konseptualisasi Produk

 

Pertama-tama Anda perlu mengkonseptualisasikan produk yang Anda jual. Kira-kira pertanyaan-pertanyaan berikut akan membantu Anda dalam proses konseptualisasi produk. Misalnya:

  1. Apa yang ingin Anda bangun?
  2. Siapa sajakah audiens dari produk Anda?
  3. Mengapa orang-orang menggunakan produk Anda?
  4. Goal apa yang ingin dicapai dari pembuatan proyek ini?

Dengan menjawab pertanyaan-pertanyaan di atas, anda membuat kerangka untuk membuat proyek anda lebih spesifik dan memiliki tujuan yang jelas.

 

3. Kick-Off Proyek 

 

Sebelum proyek dimulai, ada proses kick off. Kick off ini kurang lebih mempertemukan semua anggota tim. Setiap anggota tim sudah selayaknya saling dipertemukan atau mengenal satu sama lain dan mempelajari peran yang akan mereka mainkan dalam proyek web app development.

Selain itu, dalam tahap ini juga akan sedikit dibahas mengenai tools apa saja yang akan dipakai dalam proses pengerjaan proyek, misalnya Slack, Jira, Figma, dsb. Kemudian, akan dibahas juga aturan-aturan dalam berkomunikasi, dan jadwal-jadwal meeting rutin.

 

4. Fase Discovery

 

Selanjutnya, setelah kick off meeting dilakukan, yaitu fase discovery. Dalam tahap ini, tim diharapkan dapat

  1. Melakukan verifikasi kelayakan visi awal dengan membuat prototipe software
  2. Melakukan pengujian pada beragam teknologi dan tools yang digunakan
  3. Menentukan MVP (Minimum Valuable Product)
  4. Merancang infrastruktur dan deployment
  5. Menemukan kebutuhan, keinginan, dsb dari target audiens Anda secara mendalam.

Proses ini membantu Anda untuk meminimalisir risiko yang mungkin timbul selama proses pengerjaan nanti. Anda harus memiliki backlog proyek secara lengkap serta daftar tugas yang diprioritaskan untuk dikerjakan oleh tim selama siklus hidup proyek.

 

5. Merancang Wireframe dan Desain

 

Desain merupakan tahapan krusial dalam proses web app development. Anda mungkin pernah melihat tampilan antarmuka yang berwarna dan menarik perhatian, tapi sejatinya desain yang paling sukses adalah yang memiliki awal yang sederhana, yaitu wireframe.

Mulailah dengan mockup dan wireframe yang sederhana untuk mengetahui apakah ide Anda memenuhi ekspektasi end-user. Kalau Anda mengerjakan proyek milik klien, maka tahap wireframe dan desain merupakan tahap penting untuk menyelaraskan ide antara Anda dengan gol yang ingin dicapai klien.

 

6. Development/Pengembangan

 

Proses web app development bisa sukses dengan dukungan framework yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Anda setidaknya membutuhkan framework yang agile demi kesuksesan proses pengembangan web app. Framework agile mampu memberikan value secara terus menerus dan fleksibel dalam hal ruang lingkup proyek.

Selain framework, jangan lupa masukkan QA specialist dalam tim Anda untuk menguji seluruh proses.

 

7. Maintenance

 

Setelah web app di-launching, ternyata proses tak serta merta selesai begitu saja. Setelahnya Anda harus memastikan bahwa seluruh anggota tim tetap siap untuk

  1. Memperbaiki bug
  2. Mengenalkan perubahan-perubahan berdasarkan feedback dari pelanggan
  3. Mengoptimasi produk Anda
  4. Memperbarui ijin
  5. Menambah fitur baru berdasarkan peta jalan produk

Nah itu dia secara singkat mengenai proses web app development. Bila Anda masih bingung untuk memahaminya, maka Anda bisa menghubungi konsultan IT untuk memberikan Anda pemahaman lebih mendalam mengenai proses dalam web app development. Hubungi AsiaQuest Indonesia, konsultan IT terpercaya yang berpengalaman dalam pembuatan website, web system, mobile app, internet marketing, dsb.

Sumber: apptension.com
Photo by NEW DATA SERVICES on Unsplash

Web App Development
DX News
Tags

Event
Calendar

Mar
12
2020

Kintone Seminar, 12 Maret 2020
Pemanfaatan IT Untuk Efesiensi Kerja Integrasi dan Pembuatan Aplikasi tanpa…

Apr
15
2020

Seminar WFH Lebih Mudah dan Efisien dengan…
Dalam WFH banyak sekali kesulitan yang kita hadapi, seperti informasi…

Back To Top