AsiaQuest Indonesia
AsiaQuest Indonesia AsiaQuest Indonesia

Berita / Blog

The No.1 WEB development in Indonesia. AsiaQuest Indonesia will share news, events, and blog of WEB utilization in Indonesia. We post in English, Indonesia, and Japan.

Blog11 Mei 2021

Kenali Ciri Bad Influencer yang Perlu Di-unfollow

Bad influencer artinya influencer yang memberikan contoh buruk bagi masyarakat. Jika Anda belum begitu mengenal influencer, selama beberapa tahun belakangan ini influencer marketing benar-benar berkembang sangat pesat.

Influencer dewasa ini ada banyak macamnya, ada YouTube influencer, Instagram Influencer, maupun influencer yang aktif di sosial media lain seperti Facebook dan Twitter. Influencer di jejaring sosial media tak mesti seorang aktris atau aktor di layar kaca.

Influencer di sosial media bergerak sendiri untuk membangun brand dirinya sendiri, kemudian membangun basis follower, lalu memanfaatkan basis follower tersebut untuk kepentingan komersial.

Oleh karena banyaknya follower yang mengikuti segala tindak tanduknya, maka si influencer sudah seharusnya berhati-hati. Memberikan contoh yang baik bagi follower alih-alih memberikan contoh yang buruk.

Masalahnya, tak semua influencer yang ada saat ini memberikan pengaruh yang baik, ada juga yang memberikan pengaruh yang buruk. Maka dari itu kenali ciri bad influencer berikut ini dan lihat apakah Anda sebaiknya unfollow saja akunnya.

Bad influencer bisa dikenali dari ciri-cirinya, lho. Bad influencer tak segan-segan menunjukkan bad attitude mereka di laman sosial mereka dengan dalih menjadi diri sendiri yang jujur dan apa adanya. Wah, tapi kalau attitude yang dicontohkan gak baik, mending jangan ditiru dong ya.

Biasanya bad influencer bisa dilihat dari:

 

(1) Cara mengatasi komen negatif

 

Influencer adalah manusia biasa, terkadang postingan mereka bisa menimbulkan haters juga. Terhadap haters yang sering memberikan komen negatif kepada si influencer, dan bagaimana si influencer menghadapi komen negatif tersebut, patut diperhatikan.

Kalau si influencer justru seringnya tidak terima dengan komentar negatif haters, menyerang balik, bahkan marah-marah dengan mengeluarkan kata-kata kotor maka sebaiknya dihindari saja untuk follow akun seperti ini.

Haters dengan komentar negatifnya akan selalu ada tapi kalau influencer bisa mengelola emosi sekaligus mengelola manner untuk menghadapinya dengan baik maka takkan ada masalah.

 

(2) Postingan/konten

 

Anak-anak muda Indonesia banyak yang menjadi influencer di usia yang sangat belia. Tak sedikit dari mereka, yang akibat pergaulan, kemudian menjadi pribadi yang emosional dan meledak-ledak. Ini memang harus dimaklumi, karena sedari muda mereka sudah menjadi pusat perhatian dan mungkin menerima komentar-komentar yang kurang mengenakkan di hati sehingga membuat mereka menjadi pribadi yang keras.

Tak jarang  kekesalan dilepaskan di akun sosial media, padahal status sudah menjadi influencer dengan pengikut ribuan hingga jutaan. Ada pula influencer yang tergoda dengan kehidupan malam lalu memposting foto sedang mabuk di klub dan sebagainya, yang bagi masyarakat Indonesia dirasa kurang pantas untuk ditampilkan di publik sehingga mengundang komentar negatif haters.

 

(3) Engagement rendah

 

Salah satu keuntungan menjadi influencer adalah tawaran akan promosi/endorsement produk dan jasa yang bisa mendatangkan pundi-pundi rupiah bagi si influencer. Terlepas dari produknya bagus atau tidak, lalu apakah si influencer selalu menggunakan produk tersebut atau tidak, tidak diperhatikan. Yang dimanfaatkan adalah engagement yang mungkin didapat dari endorsement yang dilakukan si influencer.

Tapi tak sedikit influencer yang menggunakan jasa bot untuk menambah engagement seperti likes dan follow. Influencer mungkin memiliki ribuan follower tapi ketika posting ternyata hanya sedikit yang memberikan likes dan komen. Kalau begini, Anda patut curiga, jangan-jangan si influencer menggunakan jasa bot untuk menambah follower, sehingga followernya bukanlah follower setianya.

Itu dia sedikit ciri mengenai bad influencer yang menunjukkan bad attitude, yang tidak memberikan engagement yang bagus untuk endorsement, dan yang tak segan memposting hal-hal yang ‘kurang pantas’ di laman sosial media. Untuk influencer seperti ini, sebaiknya unfollow saja ya, karena masih banyak influencer bagus dan berprestasi yang memberikan konten positif setiap harinya, dan tentunya layak Anda follow.

Referensi:

shonaliburke.com
Photo by Diggity Marketing on Unsplash

selebgram
DX News
Tags

Event
Calendar

Mar
12
2020

Kintone Seminar, 12 Maret 2020
Pemanfaatan IT Untuk Efesiensi Kerja Integrasi dan Pembuatan Aplikasi tanpa…

Apr
15
2020

Seminar WFH Lebih Mudah dan Efisien dengan…
Dalam WFH banyak sekali kesulitan yang kita hadapi, seperti informasi…

Back To Top