AsiaQuest Indonesia
AsiaQuest Indonesia AsiaQuest Indonesia

Berita / Blog

The No.1 WEB development in Indonesia. AsiaQuest Indonesia will share news, events, and blog of WEB utilization in Indonesia. We post in English, Indonesia, and Japan.

News06 Okt 2021

Platform Belajar Coding untuk Anak

Beberapa tahun ke belakang Anda mungkin sering melihat iklan yang menawarkan kelas bimbingan belajar (bimbel) coding untuk anak-anak. Apakah dunia programming memang bisa diajarkan sedari dini? 

Nyatanya kini semakin banyak kelas bimbel yang menawarkan kelas coding untuk anak-anak, artinya memang coding bisa diajarkan sedari dini. Anda yang ingin mengarahkan anak Anda ke dunia coding sedari dini bisa memasukkan mereka ke program belajar coding yang mudah. Sayang sekali kondisi pandemi COVID19 seperti sekarang ini membuat proses belajar mengajar secara langsung terkendala.

Kondisi pandemi COVID19 sekarang ini paling aman untuk belajar secara online. Kabar baiknya, sekarang banyak juga tersedia platform belajar coding secara online untuk anak. Berikut kami sarikan dari situs digitalmama.id:

(1) Scratch

Scratch merupakan platform belajar coding gratis yang berbasis visual. Platform berbasis visual dikenal juga sebagai visual black coding adalah platform dengan tampilan sederhana dan fun yang cocok untuk anak-anak. 

Scratch sendiri merupakan program besutan Lifelong Kindergarten Group dari MIT Media Lab. Platform Scratch dirancang untuk melatih anak berpikir kreatif dan sistematis dengan proyek-proyek membuat animasi, cerita interaktif, dan games.

Platform Scratch adalah tempat yang cocok bagi anak-anak untuk belajar konsep komputasi dan matematika dengan cara yang menyenangkan. Anak bisa mengatur kecepatan animasi, mengukur derajat putaran, atau menghitung jumlah nilai dalam game yang sedang dibuat.

Karakter-karakter game yang ada bisa dimodifikasi, ditambah foto dan suara. Ini bisa melatih kreatifitas anak. Selain itu, anak juga akan diajari bagaimana mendesain produk mulai dari mengolah ide, menerapkan dan menguji ide, menerima feedback dari orang lain, untuk seterusnya mengulang proses ini hingga produk selesai dengan sempurna.

Platform ini bahkan menyediakan program kolaborasi dengan pembelajar lain melalui komunitas belajar online Scratch. Platform ini cocok untuk anak usia 8 hingga 16 tahun.

(2) ScratchJr

ScratchJr adalah platform versi yang lebih sederhana daripada Scratch. Oleh karena lebih sederhana, platform ScratchJr ini cocok untuk anak usia 5 hingga 7 tahun. Sama dengan Scratch, platform ScratchJr merupakan platform jenis visual black coding, artinya platform ini berbasis visual yang mudah dipahami untuk anak.

Platform ScratchJr dirancang untuk melatih kemampuan kognitif, personal, sosial, dan emosional anak. Anak-anak akan diajak untuk membuat cerita interaktif maupun games-games sederhana yang berguna untuk melatih kemampuan problem solving, mendesain proyek, dan mengekspresikan diri secara kreatif.

(3) Code.org

Platform belajar coding anak selanjutnya adalah Code.org, yang digagas oleh sebuah lembaga non profit. Code.org menyediakan berbagai pengetahuan tentang computer science dan juga literasi digital secara umum.

Code.org menyediakan kurikulum belajar coding sesuai dengan usia, usia termuda yang bisa diajak untuk belajar coding yaitu usia 4 tahun. Adapun pembagian kurikulumnya yaitu Pre-Reader untuk usia 4 hingga 8 tahun dan level anak usia sekolah menengah.

Anak-anak akan diajari coding menggunakan visual block coding dan text based coding. Anak-anak akan diajak membuat game, aplikasi mobile, dan interactive art menggunakan visual block coding. Adapun anak-anak yang lebih besar sudah bisa diajak membuat website menggunakan text based coding.

Meski menawarkan kemudahan, orangtua tetap diminta untuk mendampingi anak ketika belajar.

(4) Khan Academy

Khan Academy merupakan platform belajar coding untuk anak yang berbasis text based coding, karenanya ia lebih cocok untuk anak-anak yang sedikit lebih besar, minimal sudah bisa membaca dengan baik. 

Jika Anda punya anak usia 8 tahun hingga 16 tahun, maka bisa mencoba platform Khan Academy. Oleh karena ia digagas oleh lembaga non profit, platform tersebut bisa diakses secara gratis oleh siapa saja. Anak bisa belajar membuat grafik, animasi, website, database, games, dan simulasi.

Bahasa pemrograman yang digunakan juga sudah seperti pemrograman pada umumnya seperti JavaScript, HTML, CSS, dan SQL.

(5) Codewars

Berbeda dari platform-platform sebelumnya, Codewars dirancang untuk anak usia menengah ke atas, yaitu mulai 16+ tahun. Ini karena kurikulum yang disediakan Codewars tergolong advanced. Codewars berbasis text coding

Codewars menyediakan tantangan-tantangan programming dan anak akan diajak untuk menyelesaikan tantangan-tantangan tersebut. Jika berhasil menyelesaikan setiap tantangan yang ada maka akan diberi poin. Semakin banyak poin semakin baik ranking yang diperoleh.

Bahasa pemrograman yang ingin dipelajari juga banyak tersedia seperti Java, JavaScript, Python, Ruby, C, C++, dan lainnya.

Sumber: www.digitalmama.id

Photo by Robo Wunderkind on Unsplash

coding
DX News
Tags
Load More

Event
Calendar

Mar
12
2020

Kintone Seminar, 12 Maret 2020
Pemanfaatan IT Untuk Efesiensi Kerja Integrasi dan Pembuatan Aplikasi tanpa…

Apr
15
2020

Seminar WFH Lebih Mudah dan Efisien dengan…
Dalam WFH banyak sekali kesulitan yang kita hadapi, seperti informasi…

Back To Top