AsiaQuest Indonesia
AsiaQuest Indonesia AsiaQuest Indonesia

Berita / Blog

The No.1 WEB development in Indonesia. AsiaQuest Indonesia will share news, events, and blog of WEB utilization in Indonesia. We post in English, Indonesia, and Japan.

News21 Jun 2021

5 Manfaat Big Data untuk Bisnis Online

Big Data selama beberapa tahun belakangan menjadi topik pembicaraan yang hangat di dunia IT digital. Big Data punya manfaat yang besar bagi bisnis online sehingga tak heran banyak pebisnis yang mulai menekuni Big Data.

Big Data untuk Data yang Terus Bertumbuh Setiap Detiknya

IDC report sebagaimana tertera dalam talend.com, mengungkap perkiraan bahwa data akan bertumbuh hingga mencapai 61% hingga 175 zettabytes di tahun 2025. Ecommerce menjadi penyumbang bongkahan besar data pada persentase tersebut. Bongkahan besar data ecommerce ini termasuk data aktivitas sosial media pelanggan, layanan geolokasi, riwayat penjelajahan browser, dan keranjang belanja yang ditinggalkan begitu saja oleh pelanggan ecommerce.

Mengumpulkan semua data pengguna di internet menjadi langkah yang luar biasa, akan tetapi data tersebut takkan memberikan manfaat bila tidak dianalisis dengan baik. Ecommerce sekarang memanfaatkan analisis Big Data supaya bisa menganalisis perilaku pembelian konsumen dalam konteks pasar yang sedang tren. 

Dengan cara tersebut, ecommerce mampu merancang strategi pemasaran yang langsung menembak preferensi konsumen, menciptakan produk yang memenuhi kebutuhan konsumen, dan memastikan setiap karyawan mereka mampu memberikan pelayanan pelanggan sesuai yang diharapkan.

Supaya lebih jelas, mari kita lihat di bagian apa saja Big Data dapat bermanfaat untuk bisnis online.

 

(1) Pengalaman Belanja yang Lebih Baik

Ecommerce selalu mengumpulkan data pengguna agar bisa menganalisisnya sebagai langkah antisipasi bagaimana pelanggan akan berperilaku di masa depan. Ketika Anda berbelanja di ecommerce setiap harinya, mereka akan mengumpulkan jumlah klik, jumlah produk yang Anda masukkan keranjang, dan rata-rata durasi di antara kunjungan homepage dan pembelian.

Analisis big data bisa membantu perusahaan ecommerce untuk mengembangkan strategi untuk mengatasi beberapa masalah, misalnya saja: keranjang belanja yang ditinggalkan begitu saja, atau mengurangi waktu untuk melakukan pembelian, dan masih banyak lagi lainnya. Semua dilakukan untuk memberikan pengalaman belanja yang lebih baik kepada pelanggan.

 

(2) Pembayaran Online yang Lebih Aman

Penting bagi pelanggan untuk tahu bahwa situs ecommerce yang mereka kunjungi menyediakan sistem pembayaran online yang aman. Kabar baiknya, analisis big data bisa mengenali perilaku pengeluaran yang tidak biasa dan memberi tahu pelanggan. Perusahaan bisa mengatur peringatan untuk aktivitas penipuan, misalnya adanya beberapa pembelian berbeda dalam rentang waktu pendek dan menggunakan satu kartu kredit, atau beberapa metode pembayaran yang dilakukan dengan alamat IP yang sama.

Analisis big data juga bisa menentukan metode pembayaran yang terbaik yang disesuaikan secara khusus untuk tiap-tiap pengguna. Saat ini bahkan tersedia ecommerce yang menerapkan fitur easy checkout untuk menurunkan angka keranjang yang ditinggalkan begitu saja. Ada juga yang menaruh tombol wish list di halaman checkout bilamana pelanggan berubah pikiran.

 

(3) Meningkatkan Personalisasi

Selain memungkinkan pelanggan untuk melakukan pembayaran online yang aman dan sederhana, big data mampu menumbuhkan pengalaman belanja yang lebih personal. Analisis big data mampu menempatkan segmen pelanggan berdasarkan gender, lokasi, dan sosial media. 

Informasi yang dikumpulkan tersebut bisa membantu perusahaan untuk membuat email promosi yang disesuaikan dengan target audiens, merumuskan strategi marketing yang disesuaikan dengan target audiens, atau meluncurkan produk yang khusus diperuntukkan bagi grup pelanggan tertentu.

Misalnya: Anda seorang ibu hamil yang kebetulan sering searching informasi mengenai kehamilan, Google bisa mendapatkan informasi pencarian Anda untuk memberikan iklan-iklan mengenai produk-produk kehamilan.

 

(4) Mengoptimalkan Harga dan Meningkatkan Penjualan

Analisis big data bagi perusahaan ecommerce bisa membantu untuk menetapkan harga yang paling wajar untuk kriteria pelanggan tertentu agar bisa meningkatkan penjualan dari pembelian online. Pelanggan setia ecommerce mungkin bisa diberikan akses ke produk-produk baru lebih awal dari pelanggan biasa, dsb. 

 

(5) Layanan Pelanggan yang Dinamis

Kepuasan pelanggan merupakan kunci agar pelanggan mau kembali lagi berbelanja. Tanpa kepuasan pelanggan, maka perusahaan bisa menderita kerugian. Business.com sebagaimana dikutip oleh talend.com mengungkapkan bahwa biaya untuk mendapatkan pelanggan baru bisa 5 sampai 10 kali lipat daripada menjual ke pelanggan setia. Selain itu, pelanggan setia biasanya menghabiskan 67% lebih banyak daripada pelanggan baru.

Perusahaan yang berfokus untuk meningkatkan layanan pelanggan semakin besar berpeluang untuk mendapatkan review yang baik dan bisa mempertahankan pendapatan dari transaksi berulang. Membuat pelanggan senang dan puas sudah seharusnya menjadi prioritas bagi setiap ecommerce.

Lalu bagaimana big data berperan dalam meningkatkan layanan pelanggan?

Big data mampu menguraikan masalah dalam pengiriman produk, tingkatan kepuasan pelanggan, bahkan menunjukkan persepsi sebuah brand di sosial media. Mengetahui semua hal tersebut bisa membantu perusahaan untuk menentukan area yang perlu ditingkatkan.

Referensi: www.talend.com
Business photo created by natanaelginting – www.freepik.com

big data
News 04 Jan 2021
Fungsi Big Data untuk Kesehatan

BIG Data merupakan topik kunci dalam pengembangan…

News 13 Agu 2020
Kenalan dengan BIG Data dan Mengapa Ia Penting

Di era transformasi digital sekarang ini, ada…

DX News
Tags

Event
Calendar

Mar
12
2020

Kintone Seminar, 12 Maret 2020
Pemanfaatan IT Untuk Efesiensi Kerja Integrasi dan Pembuatan Aplikasi tanpa…

Apr
15
2020

Seminar WFH Lebih Mudah dan Efisien dengan…
Dalam WFH banyak sekali kesulitan yang kita hadapi, seperti informasi…

Back To Top