sharpnel_content
Youtap Indonesia Bantu Digitalisasi UMKM di Semarang

News 25 Sep 2020


Youtap Indonesia Bantu Digitalisasi UMKM di Semarang

Share

Youtap Indonesia bekerja sama dengan Pemkot Semarang dalam upaya digitalisasi UMKM di Semarang. Kerja sama ini dinilai relevan dengan kebutuhan masyarakat selama pandemi COVID-19. Saat ini, masyarakat membutuhkan sistem transaksi yang contactless untuk menekan risiko penyebaran COVID-19. Dengan alasan ini, Youtap Indonesia pun menciptakan aplikasi Youtap untuk memudahkan para pedagang di pasar hingga PKL untuk mengelola bisnisnya. 

Aplikasi ini memiliki keunggulan dari sisi penggunaan dan fitur. Anda dapat mengunduh aplikasi ini di smartphone dan dapat dioperasikan dengan mudah. Dengan demikian, Youtap dapat digunakan oleh seluruh kalangan masyarakat, termasuk pedagang yang belum terbiasa dengan teknologi. 

Keunggulan Aplikasi Youtap untuk UMKM di Semarang

Tak hanya itu, aplikasi ini memiliki segudang fitur yang dapat meningkatkan produktivitas dan efisiensi pada suatu bisnis. Anda dapat menggunakan aplikasi ini untuk mengelola produk dagangan dan mencatat penjualan. Dengan kata lain, Anda dapat mengatur katalog produk dan an keuangan dengan cara yang praktis. 

Jika data ini dicatat secara digital, pedagang dapat mengolahnya dengan mudah dan datanya mudah untuk di-tracking. Anda pun bisa menekan risiko penggelapan uang dengan adanya data digital ini. Pasalnya, semua data akan tercatat di aplikasi dan mudah untuk dicari lagi saat dibutuhkan. 

Namun, keunggulan utama dari aplikasi ini adalah Anda dapat menggunakannya untuk transaksi nontunai, lho. Aplikasi ini memiliki fitur kasir virtual yang menerima transaksi secara online dan offline. Dengan adanya pembayaran online, aplikasi ini sangat cocok dengan penerapan gaya hidup new normal yang contactless

Karena alasan ini, aplikasi Youtap sudah digunakan oleh 40 ekosistem pedagang di Semarang. Ekosistem pedagang yang sudah memakai aplikasi ini, yaitu PKL Simpang 5, Pasar Peterongan, PKL Kota Lama, dan PKL Imam Barjo, dan PKL Kalisari. Jumlah ini diyakini akan terus bertambah menilik besarnya imigrasi bisnis dari offline ke online yang tengah terjadi di masyarakat. 

Lebih lanjut, lahirnya aplikasi Youtap ini dipercaya dapat membantu UMKM di Semarang untuk terus bertahan dari gempuran zaman. Aplikasi ini bisa juga dijadikan sebuah alat untuk mendorong roda perekonomian di Semarang agar dapat terus berputar. Meski pandemi COVID-19 terus mengintai, kehidupan perekonomian harus tetap berlanjut, bukan? 

Untuk informasi selengkapnya, silakan kunjungi situs resmi Youtap Indonesia

 

Sumber: Liputan6.com

 

 

 

Browse blog by tag

Back To Top