sharpnel_content
Tips Optimasi SEO untuk Landing Page

News 02 Sep 2021


Tips Optimasi SEO untuk Landing Page

Share

Landing page merupakan satu halaman web yang berdiri sendiri dan bertujuan mendapatkan target spesifik seperti pendaftaran peserta, mengumpulkan alamat email, mengumpulkan nomor kontak, undian berhadiah, dsb. Landing page sangat ideal untuk tujuan marketing.

Masalah muncul ketika landing page tidak memberikan hasil atau target sesuai yang diharapkan. Bisa jadi karena landing page kurang dioptimasi SEO nya. Mengoptimasi SEO landing page bisa meningkatkan trafik ke landing page. Maka dari itu, mari coba praktikkan tips optimasi SEO untuk landing page berikut ini yang kami sarikan dari situs www.semrush.com

(1) Keyword Jadi Panduan

Strategi keyword yang solid menjadi dasar kesuksesan SEO bagi landing page. Pilihlah kata kunci spesifik (terdiri dari 3 sampai 5 kata) dengan berfokus pada maksud pencarian. Gunakan keyword dalam konten secara natural dan logis, serta ingatlah bahwa Anda menulis untuk manusia bukan untuk bots. Algoritma mesin pencari bisa mengenali kata kunci yang dimasukkan secara berlebihan (keyword stuffing).

Gunakan keyword sekunder untuk kontekstualisasi lebih lanjut mengenai landing page yang dibuat. Kemudian, Anda mungkin harus mempertimbangkan penggunaan kata kunci semantik. Kata kunci semantik adalah frasa yang Anda tidak ingin dirank secara spesifik tapi ia mendukung kata kunci primer. Ia juga berfungsi memperjelas maksud pencarian.

Lihat contoh berikut ini:

  1. Kata kunci primer: SEO landing page
  2. Kata kunci sekunder: landing page, landing page terbaik, tips optimasi SEO landing page
  3. Kata kunci semantik: mesin pencari, ranking halaman, post blog

(2) Perhatikan URL

Dalam dunia SEO, setiap detail ada nilainya, termasuk urusan URL landing page. Alamat URL membantu pengunjung mengetahui gambaran isi konten landing page tersebut secara umum. Perhatikan contoh berikut: https://aqi.co.id/news/tips-menghindari-spam-email-marketing, dari URL tersebut Anda sudah mendapatkan gambaran mengenai isi kontennya, bukan?

Sedikit tips dalam membuat URL, usahakan tidak lebih dari 64 karakter huruf, dan tempatkan keyword target di URL title.

(3) Struktur Konten yang Mudah Dimengerti Mesin Pencari

Agar bot bisa membaca, menganalisis, dan mengenali landing page Anda, maka konten harus terstruktur. Dengan begini, mesin pencari bisa tahu landing page Anda berbicara tentang apa dan bisa mengindeks halaman tersebut dengan benar.

Perhatikan poin-poin di bawah ini ketika membuat struktur konten landing page:

  1. Title tag: merupakan judul halaman landing page. Usahakan pendek dan memuat kata kunci utama. Taruh kata kunci di paling kiri.
  2. Alt tag: Anda bisa menambahkan alt tag ke gambar di HTML. Ini mendeskripsikan konten dalam bentuk yang bisa dibaca robot mesin pencari. Jika gambar tidak dapat dimuat dengan sempurna karena kesalahan teknis, maka alt tag yang akan muncul. Usahakan untuk membuat alt tag yang mendeskripsikan gambar tersebut dengan singkat.
  3. Meta description: Meta description yang jelas mampu meyakinkan pengunjung untuk mengklik link di mesin pencari. Maka dari itu usahakan untuk menulis meta description yang singkat, padat, jelas dan selipkan kata kunci utama.
  4. Headings: atur tag H1 agar sesuai dengan judul halaman, lalu jabarkan konten-konten lainnya ke dalam tag H2, H3 dan seterusnya. Jangan lupa untuk selalu menyelipkan kata kunci di tag H1, H2, H3, dst.
  5. Internal link: tambahkan link internal secara wajar menggunakan anchor text. Bahkan, jika memungkinkan buat keyword target utama sebagai anchor text. Ini akan membantu mesin pencari memahami konteks dan konten halaman.
  6. Gambar dan Video: tambahkan gambar dan video ke dalam landing page untuk mengindikasikan bahwa konten Anda bernilai. Jangan lupa terapkan label ke gambar dan video dengan baik yang meliputi nama file, judul, dan alt tag.

(4) Kecepatan Muat Halaman (Page Speed)

Kecepatan halaman menjadi faktor penting dalam perankingan. Semakin cepat semakin dianggap mobile-friendly. Sekitar 50% halaman yang ada di web memiliki kecepatan di atas 2,9 detik, dan 25% lainnya memiliki kecepatan di atas 1,7 detik. Jika Anda bisa mencapai itu, maka besar kesempatan untuk mendapatkan ranking yang bagus.

Sebaliknya, jika kecepatan muat halaman rendah, bisa mengakibatkan rasio bounce rate tinggi. User mungkin frustasi karena lamanya situs untuk membuka sehingga mereka memutuskan untuk exit (keluar dari situs). Manfaatkan Google PageSpeed Insight untuk mengetahui seberapa cepat situs Anda.

(5) Jangan Remehkan Backlink

Backlinks merupakan links dari platform lain yang menuju situs Anda. Backlink termasuk ke dalam SEO Off Page karena ia merupakan area perbaikan dari sisi eksternal situs. Backlink yang didapatkan sebaiknya juga yang berkualitas, misalnya situs Kompas.com yang dikenal memiliki reputasi baik memberikan backlink ke situs Anda.

Menciptakan konten yang sangat potensial untuk dibagikan oleh banyak orang juga memperbesar kemungkinan situs-situs lain menaruh link situs Anda di laman mereka. Contoh konten yang sangat potensial untuk dibagikan adalah infografis, video, dsb.

Melakukan optimasi SEO website maupu landing page membutuhkan kekonsistenan dan kesabaran, serta kerja sepanjang waktu. Meski begitu, sekarang penyedia jasa pembuatan website maupun landing page juga memberikan layanan optimasi SEO. Dengan demikian Anda tak perlu repot-repot lagi untuk melakukan optimasi SEO. 

AsiaQuest Indonesia berpengalaman dalam membuat landing page untuk beragam kebutuhan klien. Landing page yang dibuat juga akan dipotimasi SEO nya agar mendapatkan trafik dan ranking yang bagus di mesin pencari. 

Sumber: www.semrush.com

Business photo created by zaozaa09 – www.freepik.com

Browse blog by tag

Back To Top