sharpnel_content
Tidak Selalu Jahat, Inilah Pengertian Hacker yang Sesungguhnya

News 27 Okt 2021


Tidak Selalu Jahat, Inilah Pengertian Hacker yang Sesungguhnya

Share

Apabila Anda merasa sudah mengetahui seluk-beluk dunia hacking hanya dari menonton Inception, The Great Hack, dan Control Z,  mungkin Anda berada di jalur yang salah. Sedikit berbeda dengan di film, hacker tidak sekadar mencuri data informasi dan menjadi sosok kriminal yang diburu aparat, lho. Fakta mengejutkan, hacker bisa juga menjadi sosok heroik yang menyelamatkan bisnis Anda. Untuk meluruskan persepsi yang salah, kami membuat ulasan spesial tentang pengertian hacker, tujuan, dan bahayanya. 

 

Apa Itu Hacker?  

Seperti yang sudah kami sebutkan sebelumnya, hacker tidak melulu orang jahat yang melakukan pencurian data. Lebih tepatnya, pengertian hacker adalah seseorang yang menggunakan pemrograman komputer untuk menyelesaikan masalah. Kata hacking yang awalnya berasal dari bahasa Jerman memiliki makna “memotong menjadi beberapa bagian”. Mengutip dari Echosec.net, hacking merupakan proses mengumpulkan informasi sehingga menghasilkan sesuatu yang berguna. 

Seiring berjalannya waktu, istilah hacking berubah wujud menjadi hacker. Siapa sangka, pengertian hacker jauh lebih sederhana dari yang Anda bayangkan, bukan? 

Lalu, mengapa banyak film yang menggambarkan hacker sebagai sosok yang jahat? Sebenarnya, film tersebut merujuk pada salah satu jenis hacker yang disebut black hat hacker. Usut punya usut, hacker dibedakan menjadi beberapa jenis, yaitu black hat hacker, white hat hacker, dan grey hat hacker

 

Jenis Hacker, Tujuan, dan Bahayanya 

Black hat hacker adalah seseorang yang dengan sengaja membobol keamanan siber suatu instansi atau perusahaan dengan tujuan untuk mencuri data, penipuan, sampai mata-mata. Jadi, sosok hacker yang sering digambarkan di film-film adalah tipe black hat hacker. Black hat hacker sangat berbahaya karena mengancam keamanan data perusahaan dan instansi. Terkadang, mereka memperjual-belikan data tersebut untuk mendapatkan keuntungan. 

Salah satu contoh black hat hacker adalah Mustang Panda yang diduga membobol kementerian Indonesia. Selain Mustang Panda, ada juga hacker Maksim Yakubets asal Rusia yang menjadi buronan FBI.  

Sementara itu, white hat hacker adalah programmer yang bertugas untuk mencari kelemahan sistem keamanan siber suatu institusi atau perusahaan. Meskipun mengetahui kelemahan keamanan siber, mereka tidak akan menyalahgunakan informasi ini. 

Alih-alih menyalahgunakannya, mereka akan memberikan rekomendasi cara mengatasinya. Dengan demikian, black hat hacker tidak akan mudah untuk membobol sistem keamanan. 

 

Entah Jahat atau Baik, Ada Juga Grey Hat Hacker

Menariknya, ada satu tipe hacker lagi yang posisinya berada di tengah-tengah kedua tipe di atas yaitu grey hat hacker. Nah, hacker ini tidak bisa dibilang baik ataupun jahat. Maka dari itu, sebutannya adalah tokoh abu-abu karena posisinya sangatlah sulit untuk ditentukan. 

Bagaimana cara kerja grey hat hacker? Mereka akan membobol sistem keamanan siber, tetapi tidak menyalahgunakan data atau informasi yang didapat. Dengan kondisi seperti ini, apakah grey hat hacker lebih masuk ke tokoh antagonis atau protagonis? Atau mungkin, mereka benar-benar grey character yang melakukan “pelanggaran” seperti di novel, tetapi tidak bisa dibenci sama sekali. 

Nah, setelah membaca ulasan singkat tentang apa itu hacker, Anda jangan sampai salah kaprah lagi tentang maknanya. 

 

Sumber: Webroot.com

Image by B_A from Pixabay

 

Browse blog by tag

Back To Top