sharpnel_content
Amazon Sukses Ubah Tangan Manusia Menjadi Kartu Kredit Personal!

News 09 Okt 2020


Amazon Sukses Ubah Tangan Manusia Menjadi Kartu Kredit Personal!

Share

Alih-alih dompet digital, Amazon mengubah tangan manusia menjadi kartu kredit personal! Amazon berhasil menciptakan metode transaksi bernama Amazon One untuk para pelanggan setianya. Teknologi canggih ini mampu mengidentifikasi pengguna dengan memindai telapak tangannya. 

Dengan demikian, Anda hanya perlu bermodalkan telapak tangan untuk melakukan transaksi. Teknologi ini bekerja dengan mengecek detail permukaan telapak tangan dan pola pembuluh darah. 

Bagaimana Cara Kerja Kartu Kredit dari Tangan Manusia?

Amazon One akan membaca garis tangan ataupun punggung telapak tangan. Baru kemudian, hasilnya akan dikombinasikan dengan pola pembuluh darah. Dari sinilah, teknologi ini akan menemukan tanda telapak tangan pengguna. 

Oh iya, untuk mengakses layanan ini Anda tidak perlu mendaftar sebagai member Amazon, lho. Data yang dibutuhkan adalah data kartu kredit dan nomor ponsel saja. Saat telapak tangan ditekan di alat yang sudah disiapkan, algoritma teknologi ini dapat mengenkripsi gambar telapak tangan. 

Dengan adanya teknologi supercanggih ini aktivitas belanja di Amazon pasti akan lebih mudah dan praktis. Anda tak perlu membawa dompet ke mana-mana karena semua bisa dilakukan dengan telapak tangan saja. 

Selain itu, Amazon menilai bahwa metode ini lebih private dibandingkan pemindaian wajah dan biometrik. Mengapa demikian? Anda tentu tidak perlu menempel foto diri Anda di telapak tangan sebagai tanda pengenal, bukan? 

Amazon menilai bahwa metode pembayaran ini tidak hanya dapat diaplikasikan di toko ritel mereka saja. Namun, kartu kredit berbentuk tangan ini bisa juga dikembangkan di bidang industri lainnya. Rencananya, metode pembayaran ini juga akan ditawarkan ke pihak ketiga, seperti gedung perkantoran, stadium hingga peritel. 

Untuk saat ini, metode pembayaran ini baru diterapkan di dua toko fisik Amazon Go di Seattle. Ke depannya, metode ini akan diaplikasikan di beberapa toko fisik Amazon lainnya. Ironisnya, saat sebagian penduduk Indonesia baru saja mengenal dompet digital, masyarakat Amerika sudah siap beralih ke sistem pembayaran yang lebih canggih lagi.

 

Sumber: Medcom.id

Photo by One.amazon.com

Browse blog by tag

Back To Top