sharpnel_content
Panduan Setting Campaign Google Ads untuk Pemula

News 27 Des 2022


Panduan Setting Campaign Google Ads untuk Pemula

Share

Google Ads adalah tools dari Google yang fungsinya untuk menampilkan iklan berbayar (paid ads) di mesin pencari Google (Google Search Engine Result Page/Google SERP). Google Ads ini menjadi andalan para pebisnis yang ingin mengiklankan produk dan jasa, atau mempromosikan acara dengan kata kunci tertentu yang relevan.

paid ads google
Contoh paid search Google Ads (highlight kuning).

Jika saya ingin memulai Google Ads untuk mendukung bisnis yang saya kelola, bagaimana caranya?

Bagi pemula yang ingin mulai mempromosikan produk, jasa, atau layanan mungkin akan terbentur dengan banyaknya pengaturan yang harus dilakukan ketika akan memulai campaign iklan. Meski begitu, kami sudah merangkum sebuah panduan untuk setting campaign Google Ads bagi Anda yang pemula.

1. Basic Setting

Anda yang ingin memulai Google Ads cukup mudah. Kunjungi www.ads.google.com dan sign up/login menggunakan akun Gmail yang Anda punya, kalau belum punya Gmail, Anda selalu bisa buat akun Gmail kapanpun, dimanapun, dan gratis.

Setelahnya, Anda cukup mengikuti panduan dari Google Ads untuk membuat campaign/iklan. Berikut adalah panduan Google Ads untuk pemula yang ingin membuat campaign/iklan.

(1) Buat Akun Google Ads

Membuat akun Google Ads bisa dilakukan dengan login menggunakan akun Gmail. Kami menyarankan untuk membuat akun Gmail baru yang khusus untuk keperluan Google Ads. Mengapa demikian? Ini supaya akun email pribadi Anda tidak bercampur dengan akun Google Ads. Meski begitu, menggunakan akun Gmail sehari-hari pun tak masalah.

Buat akun Google Ads
Buat akun Google Ads

(2) New Campaign

Biasanya ketika pertama kali membuat akun Google Ads, Anda akan diberikan panduan untuk langsung membuat campaign. Tapi Anda bisa saja melewatkan (skip) panduan tersebut karena siapa tahu Anda ingin melakukan eksplorasi akun Google Ads terlebih dahulu.

Nah, ke depan ketika Anda sudah siap untuk membuat campaign iklan berbayar, maka Anda bisa memulai dengan mengklik New Campaign seperti gambar di bawah ini.

Google Ads- New Campaign
Google Ads- New Campaign

(3) Pilih Tujuan Campaign

Selanjutnya Anda akan dihadapkan pada beberapa pilihan tujuan campaign. Di tahap ini Anda harus memilih manakah tujuan campaign Anda. Kurang lebih ada 8 tujuan campaign yang tersedia seperti terlihat di gambar di bawah ini:

campaign objective
Google Ads-Campaign Objective
  1. Sales: Jika Anda ingin meningkatkan penjualan online baik itu melalui aplikasi, telepon, atau di toko offline.
  2. Leads: Apabila Anda ingin mendapatkan leads dan/atau konversi lain dengan mendorong pelanggan untuk melakukan suatu action.
  3. Website Traffic: Apabila Anda ingin mendapatkan trafik ke website.
  4. Product and Brand Conversion: Mendorong orang untuk mengeksplorasi produk dan jasa Anda.
  5. Brand Awareness and Reach: Menjangkau audiens dengan lebih luas serta meningkatkan brand awareness.
  6. App Promotion: Mempromosikan aplikasi mobile, meningkatkan jumlah install, engagement, dan registrasi ke app Anda.
  7. Local Store Visit and Promotion: Meningkatkan jumlah kunjungan ke toko offline/lokal Anda, termasuk restoran dan dealer.
  8. Create campaign without a goal’s guidance: Apabila Anda ingin membuat campaign tanpa rekomendasi tujuan yang tertera di atas.

(4) Pilih Tipe Campaign

Selanjutnya app akan meminta Anda untuk memilih tipe campaign (campaign type). Ada 6 (enam) tipe campaign yang tersedia, seperti terlihat pada tangkapan layar berikut ini:

Select Campaign Type
Select Campaign Type

 

  1. Search: Apabila Anda ingin iklan Anda muncul di hasil pencarian mesin pencari Google (Google SERP).
  2. Performance Max: Apabila Anda ingin menjangkau audiens di seluruh produk Google hanya dengan mengatur satu campaign saja.
  3. Display: Apabila Anda ingin menjangkau pelanggan lewat 3 juta situs dan apps melalui iklan display yang menampilkan sisi kreativitas Anda.
  4. Shopping: Pamerkan produk Anda ke calon pembeli yang sedang mengeksplorasi produk-produk yang ingin dibeli.
  5. Video: Jangkau penonton lewat YouTube dan dapatkan konversi.
  6. Discovery: Jalankan iklan di platform Google seperti YouTube, Gmail, Discover, dan lainnya.

(5) Pilih Tipe Goal

Selanjutnya adalah memilih bagaimana cara Anda ingin meraih goal/objective yang sudah ditentukan di awal tadi. Kurang lebih seperti terlihat pada tangkapan layar berikut:

Tipe Goal
Tipe Goal
  1. Website visit: Apabila ingin mendapatkan kunjungan website. Bila Anda centang website visit, maka di langkah selanjutnya Anda akan diminta untuk mengisikan alamat website.
  2. Phone calls: Apabila Anda ingin mendapatkan panggilan telepon. Bila Anda mencentang Phone Calls, maka di langkah selanjutnya Anda akan diminta untuk mengisikan nomor telepon.
  3. Store visits: Apabila Anda ingin mendapatkan kunjungan ke toko offline (store visit). Bila Anda mencentang store visit, Anda akan diminta untuk mengisikan lokasi toko Anda (bisa berupa alamat, atau koordinat Gmaps).
  4. App downloads: Apabila Anda ingin mendapatkan jumlah download oleh users. Apabila Anda mencentang app downloads, maka di langkah selanjutnya Anda akan diminta memilih plaform app Anda (IOS atau Android) dan masukkan nama app Anda, package name, atau nama publisher.

Sebagai catatan Anda bisa mencentang salah satu pilihan di atas, dua pilihan, tiga pilihan, atau empat pilihan sekaligus.

goal type 2

(6) Install Tracking Code

Khusus untuk ads dengan objective adalah website sales, maka dibutuhkan pemasangan tracking code. Anda bisa memasang sendiri tracking code ini di situs Anda atau kalau ternyata Anda hanya editor di situs, mungkin Anda bisa menginstruksikan teknisi IT di situs Anda.

Tracking Code

(7) Isikan Nama Campaign

Di langkah ini Anda akan diminta untuk mengisikan nama campaign. Tujuannya untuk memudahkan Anda melihat informasi campaign ini tentunya. Terutama ketika nanti Anda sudah menjalankan beberapa campaign, maka penamaan ini menjadi penting. Usahakan untuk memberi nama dengan yang mudah dipahami.

(8) Bidding

Setelah selesai memberi nama pada campaign Anda, klik Continue. Selanjutnya Anda akan diminta untuk mengatur bidding. Di sini Anda diminta memilih fokus campaign Anda, entah itu konversi, nilai konversi, jumlah klik, impression, dsb. Fokus campaign tersebut bisa Anda pilih di menu dropdown seperti terlihat pada tangkapan layar berikut ini:

Bidding

Apabila sudah memilih fokus campaign, jangan lupa untuk mencentang pada target cost per action. Meski begitu, Google tidak mewajibkan ini alias opsional saja. Tapi kalau Anda mau mengatur maksimum biaya per action, boleh saja. Kalau Anda tidak mencentang ini, artinya Google yang akan mengaturnya secara otomatis.

Maximum cost per bid

Kalau Anda sudah selesai setting di step biddding, klik Next.

2. Campaign Setting

Setelah Basic Setting selesai, berikutnya merupakan langkah yang lebih advance. Anda akan diminta untuk melakukan pengaturan campaign secara lebih mendetail.

(1) Network

Pilih dimanakah iklan Anda akan muncul. Untuk contoh berikut adalah campaign dengan objective website traffic yang akan muncul di Google SERP. Network yang tersedia adalah Search Network dan Display Network.

Network

  • Search Network: Ads bisa muncul di dekat Google Search Result dan situs lain Google apabila ada user yang mencari terms/kata yang sekiranya relevan dengan keyword yang Anda targetkan. Beri centang apabila Anda juga ingin iklan muncul di partner-partner Google.
  • Display Network: Anda bisa mendapatkan konversi tambahan hanya dengan biaya yang tidak berbeda jauh atau bahkan lebih murah dari yang Anda pasang untuk Search campaign. Beri centang apabila Anda ingin iklan muncul di Google Display Network.

(2) Pilih Lokasi Campaign

Selanjutnya adalah memilih lokasi campaign berdasarkan wilayah. Anda harus jeli dalam memilih lokasi campaign. Apabila target user Anda lebih banyak di Indonesia maka sebaiknya memilih lokasi campaign di Indonesia saja. Untuk konten-konten berbahasa Indonesia juga sebaiknya fokus lokasi campaign di Indonesia.

Bisa juga memasukkan target lokasi yang lebih spesifik berdasarkan kota dengan memilih Enter Another Location. Pada field tersebut, Anda juga bisa memasukkan exclude location, atau lokasi yang ingin Anda kecualikan dari target lokasi campaign Anda.

select location

Gunakan link Advanced Search bila ingin opsi pengaturan lokasi yang lebih mendetail. Pengaturan ini meliputi Location dimana Anda bisa menambahkan beberapa lokasi sekaligus membatasi lokasi tertentu.

location and radius

Klik Search, dan sistem akan menampilkan kota-kota yang Anda masukkan beserta perkiraan jangkauan (reach). Anda bisa memilih salah satu saja atau semuanya sekaligus. Anda juga bisa memasukkan pengecualian (exclude).

add locations in bulk

Kalau sudah memilih target lokasi, ada opsi tambahan lain di bawahnya yaitu Location Options. Pilih salah satu opsi yang menurut Anda paling tepat untuk campaign yang ingin Anda lakukan.

locations options

(3) Languages

Selanjutnya adalah memilih bahasa. Ini penting karena Anda harus menyesuaikan dengan bahasa pada konten iklan Anda. Misalnya konten Anda berbahasa Indonesia maka jangan memilih target language Bahasa Inggris. Kemungkinan orang-orang yang berbahasa Inggris untuk mengklik iklan Anda yang berbahasa Indonesia tentu akan sedikit, bukan?

target language

Kalau konten Anda bilingual, Bahasa Inggris dan Indonesia, bisa saja menambahkan kedua bahasa tersebut.

(4) Audience Segments

Opsi setting berikut merupakan opsi setting yang lebih spesifik lagi. Anda akan memilih beberapa opsi tersedia untuk menentukan bagaimana audiens Anda. Anda bisa menentukan pada segmen audiens yang seperti apa iklan Anda akan muncul.

audience segments

Usahakan untuk membuka semua pengaturan ini untuk bisa melakukan eksplorasi sehingga iklan Anda bisa lebih spesifik. Semakin spesifik detail yang Anda berikan semakin besar pula kemungkinan terjadinya konversi dan sales.

(5) Ad Rotation

Di sini Anda dihadapkan pada beberapa opsi yaitu untuk optimasi ads atau tidak. Pilihlah opsi yang menurut Anda paling tepat untuk campaign yang akan Anda lakukan.

ad rotation

(6) Start and End Dates

Selanjutnya adalah menentukan mulai kapan iklan Anda akan tampil dan kapan akan berakhir. Anda bisa memulai campaign sesuai dengan tanggal yang Anda pilih. Selanjutnya pilihlah kapan campaign tersebut akan berakhir. Bila Anda memilih None pada End Dates, maka campaign akan terus berjalan.

start end date

(7) More Setting

Bila Anda membutuhkan opsi setting tambahan, maka Anda bisa mengklik More Setting. Beberapa setting tambahan yang tersedia bisa Anda edit seperti Ad Schedule, Campaign URL options, dan Dynamic Search Ads Setting.

more setting

3. Keyword dan Ads

Di pengaturan keyword dan ads, Anda akan mengatur beberapa hal penting yang berkaitan dengan keyword.

(1) Ad Group

Di sini Anda akan membuat ad group. Ad group ini akan memudahkan Anda karena membuat ads Anda tetap terorganisasi dengan baik.

Untuk hasil terbaik, sebaiknya Anda fokuskan ads dan keywords Anda pada satu produk atau layanan.

ad group
Gambar hanya sebagai contoh

Di atas adalah sebuah contoh ad group. Berdasarkan website/web page halaman yang dimasukkan, Google langsung menganalisis halaman tersebut kemudian mengambil keywords atau frasa yang sekiranya akan match/cocok dengan terms yang sering dicari orang-orang.

Anda bisa menambahkan atau mengurangi keyword-keyword yang ada di dalam kotak di atas.

Di bagian kanan, Anda bisa melihat perkiraan biaya campaign ads per minggu, serta rata-rata biaya CPC (Cost per Click). Semakin banyak frasa/keyword yang Anda masukkan di kotak kiri, semakin besar pula biayanya.

enter keyword
Gambar hanya sebagai contoh

(2) Ads Copy

Untuk mengatur Ads Copy, mulai dengan headlines terlebih dahulu. Manfaatkan panduan yang sudah disediakan oleh Google.

ads copy 1

Headlines

Ada rumusan dalam membuat copy ads yang ramah mesin sekaligus memudahkan pembaca dalam memahami isi iklan dalam sekali lihat. Rumusan tersebut misalnya seperti menambahkan 5 hingga 15 headlines yang mengandung kata kunci.

headlines
Gambar hanya contoh

Klik More Ideas untuk mendapatkan rekomendasi headlines yang mengandung kata kunci (kolom sebelah kanan). Di kolom sebelah kiri, isikan kata kunci yang usahakan mengandung kata-kata di kolom sebelah kanan. Manakala ada kata yang cocok dengan kata kunci rekomendasi, sistem mengubah warna font menjadi hijau dengan tanda centang.

Descriptions

Selanjutnya adalah membuat deskripsi. Deskripsi ini nanti letaknya di bawah judul ads. Pastikan untuk membuat deskripsi yang mengandung kata kunci. Ikuti panduan dari Google dalam membuat deskripsi yang baik seperti mengandung frasa-frasa CTA, promosi, kepercayaan, dsb.

descriptions

Gunakan frasa CTA seperti yang direkomendasikan di atas. CTA ini yang akan mendorong user untuk melakukan action.

Sitelinks

Sitelinks merupakan links tambahan dalam iklan Anda yang akan mengarahkan user ke halaman tertentu di website Anda. User kemudian bisa mengklik link ini untuk langsung menuju ke halaman yang mereka inginkan atau bahkan langsung ke halaman checkout.

sitelinks

Callouts

Kalau Anda ingin menampilkan hal-hal unik atau populer dari bisnis yang Anda punya, maka callouts adalah solusinya. Gunakan callouts untuk meng-highlight informasi penting atau promotional event seperti “free delivery”, “coupon promo”, dsb.

calllouts

Optimization Score

Ketika Anda melengkapi Ads Copy (headlines, descriptions, sitelinks, callouts, dst) perhatikan bahwa optimization score di kolom sebelah kanan akan ikut berubah. Semakin banyak informasi yang Anda masukkan, semakin spesifik ads Anda dan artinya optimization score juga semakin tinggi.

Semakin tinggi optimization score, semakin besar pula kesempatan untuk mendapatkan klik. Meski demikian, biaya juga akan meningkat. Tapi memang beginilah Google Ads, Anda rela membayar (bid) seberapa banyak untuk membeli klik.

optimization score

4. Budget

Setelah klik Next, Anda akan diarahkan ke halaman pengaturan budget. Ada dua jenis pengaturan budget yaitu recommended budget dan custom budget.

(1) Recommended Budget

Jadi berdasarkan semua settingan yang sudah kita lakukan di atas, terutama di bagian Keyword dan Ads (Ad Group + Ad Copy), Google memperkirakan budget harian seperti tertera di tangkapan layar berikut.

budget

(2) Custom Budget

Meski demikian, Anda bisa mengatur budget custom dengan memilih opsi Set Custom Budget. Berikut ini kami mencoba setting budget harian 10 kali lipat di bawah budget rekomendasi Google. Kemudian Google memberi peringatan bahwa mungkin ads/iklan kita tidak akan tampil sesering mungkin bila mengatur budget di bawah yang direkomendasikan.

custom budget

Sebenarnya, budget harian ini tidak mutlak Anda akan menghabiskan setiap harinya sejumlah itu. Ada hari-hari dimana Anda menghabiskan di bawah itu, tapi akan ada hari dimana Anda bisa menghabiskan budget dua kali lipatnya.

5. Publish Campaign

Setelah melakukan semua step by step di atas dengan baik dan benar, serta terperinci, maka tibalah kita di tahap akhir yaitu publishing ads atau iklan. Di tahap ini iklan Anda sudah 99% siap untuk meluncur.

Namun, di tahap akhir ini Anda akan diminta memeriksa kembali settingan yang sudah Anda lakukan di tahap sebelumnya. Lihat kolom overview untuk memeriksa keseluruhan settingan ads Anda.

publish campaign

Di tahap akhir ini, Google Ads masih mencoba menawarkan beberapa opsi penempatan iklan seperti di situs-situs Google Search Partners dan Google Display Networks. Memang sih ini bisa menjangkau lebih banyak audiens tapi pastikan bila memilih ini Anda punya budget yang mencukupi. Pastinya memilih ini akan meningkatkan budget Anda.

recommendations

Kalau Anda sudah yakin semuanya sudah benar dan tepat sesuai yang Anda rencanakan, maka klik Publish.

5. Metode Pembayaran

Setelah ads di-publish, ternyata muncul notif berwarna merah di atas yang kurang lebih menyatakan bahwa ads kita belum muncul karena kita belum setting metode pembayaran.

metode pembayaran

Untuk mengatasi ini maka klik Fix It untuk mulai mengatur sistem pembayaran Anda. Manakala sudah waktunya membayar, Anda akan menerima billing tagihan dan diharuskan membayarnya. Biasanya orang melakukan pembayaran menggunakan kartu kredit dengan sistem autodebit. Jadi kartu kredit Anda akan terdebit secara otomatis setiap bulan ketika tagihan datang.

payment setup

Meski demikian, Google Ads membebaskan Anda untuk memilih automatic payment (autodebet) ataupun manual payment. Untuk memilih, klik pada menu dropdown How you paydan pilih salah satu dari daftar yang ada.

how you pay

Bila memilih manual payments, Anda akan mentransfer sejumlah uang ke akun Google Ads. Kurang lebih sama seperti Anda akan top up akun e-wallet. Masukkan berapa jumlah uang yang akan Anda transfer ke akun Google Ads. Setiap kali ada biaya yang ditagihkan Google Ads, maka otomatis dana Anda akan terpotong.

 

manual payment

 

payment method

Untuk Anda yang menggunakan manual payment, bisa dengan cara transfer fund (dana) ke akun Google Ads Anda. Tidak ada nominal minimal untuk top up dana ke akun Google Ads. Meski begitu, Anda tetap harus memasukkan card payment, seperti kartu kredit atau kartu debit.

Dana yang sudah Anda top up ke akun Google Ads tidak akan langsung muncul seketika. Butuh waktu satu hari bagi sistem untuk memperbarui data-data mereka.

Nah, kalau semua langkah-langkah di atas sudah Anda lalui dengan benar, maka akun Anda sudah siap dan campaign sudah berjalan. Sekarang Anda hanya tinggal menunggu dan melihat hasil analitik campaign. Rajin-rajinlah memeriksa dasbor Google Ads Anda karena mungkin Ads terhenti karena budget habis, atau ada rekomendasi-rekomendasi lain yang Google berikan selagi campaign berjalan.

Perbaikan-perbaikan bisa dilakukan sembari berjalan, dan Anda bisa melakukan modifikasi campaign sebanyak yang Anda butuhkan. Nah, apakah Anda sudah siap menjalankan campaign Google Ads? Memang menjalankan campaign sendiri butuh waktu dan butuh dedikasi, tapi tenang saja karena AsiaQuest Indonesia siap jadi partner Anda dalam menjalankan campaign Google Ads.

Image by tirachardz on Freepik

Browse blog by tag

Back To Top