sharpnel_content
Pandemi COVID Mempercepat Transformasi Digital di Indonesia

News 11 Agu 2020


Pandemi COVID Mempercepat Transformasi Digital di Indonesia

Share

Sudah 8 bulan pandemi COVID19 melanda seluruh dunia. Di Indonesia sendiri, terhitung sudah 5 bulan berlalu sejak presiden Joko Widodo mengumumkan kasus pertama COVID19 di tanah air pada awal Maret 2020. Semenjak itu, kondisi sosial dan ekonomi Indonesia terus berubah menyesuaikan dengan kebijakan yang diberlakukan oleh pemerintah Indonesia.

Sekolah-sekolah diliburkan, diganti dengan belajar secara online di rumah. Perkantoran juga tidak dilakukan di kantor-kantor dalam gedung pencakar langit, tapi kini berpindah ke rumah-rumah karena kebijakan work from home. Semua dilakukan demi mencegah penyebaran coronavirus.

Aplikasi video call dan video conference mendadak diinstall secara masif. Lonjakan pengguna zoom video membuat sang CEO bagai meraup emas di tengah pandemi. YouTube mencatat rekor jumlah penonton, Netflix kebanjiran pelanggan baru, dan mendadak setiap orang bisa ngegame Mobile Legend sekarang.

Perubahan secara mendadak dan drastis dalam waktu yang relatif singkat tersebut disikapi secara negatif dan positif. Bagi beberapa pihak, diliburkannya sekolah dan digantikan belajar online merupakan suatu kemunduran. Kelesuan ekonomi juga merupakan hal yang negatif bagi semua pihak.

Akan tetapi, ada pula yang melihat sisi positif dari pandemi. Presiden Jokowi misalnya, yang menganggap pandemi sebagai momentum penting untuk mempercepat transformasi digital. Pandemi telah mengubah struktur, cara kerja, cara beraktivitas, cara berkonsumsi, cara belajar, hingga cara bertransaksi. Dari yang sebelumnya offline dengan kontak fisik, kini beralih ke online dengan platform digital (nasional.kompas.com).

Menurut survei lembaga IMD World Digital Competitiveness pada 2019, Indonesia berada di urutan ke 56 dari 63 negara. Ini bukan prestasi yang diinginkan pemerintah. Oleh karenanya, pemerintah getol untuk memperbaiki diri agar tidak berada di peringkat terbawah.

Maka dari itu, presiden Jokowi dan jajaran pemerintahannya menaruh perhatian lebih pada proses transformasi digital masyarakat Indonesia. Terlebih di masa pandemi, yang menurutnya bisa dimanfaatkan untuk mempercepat proses tersebut.

Dikutip dari teknologi.bisnis.com, ada 5 langkah yang menjadi perhatian presiden Jokowi untuk mempercepat transformasi digital di masa pandemi COVID19 sekarang ini, yaitu:

  1. Menambah infrastruktur digital untuk memperluas akses seperti penyediaan layanan internet di 12.500 desa/kelurahan serta di titik-titik layanan publik.
  2. Mempersiapkan peta jalan transformasi digital di sektor-sektor strategis, seperti pemerintahan, layanan publik, bantuan sosial, pendidikan, kesehatan, perdagangan, industri, dan penyiaran.
  3. Mempercepat integrasi pusat data nasional.
  4. Mempersiapkan sumber daya manusia dengan talenta digital. Kebutuhan untuk SDM talenta digital ini kurang lebih 9 juta orang untuk 15 tahun ke depan atau kurang lebih 600.000 per tahun.
  5. Mempersiapkan regulasi, skema pendanaan, dan pembiayaan transformasi digital.

AsiaQuest Indonesia mendukung transformasi digital pada bisnis

AsiaQuest Indonesia, sebagai perusahaan konsultan IT, sejak lama mendukung proses transformasi digital untuk bisnis-bisnis di Indonesia. Visi perusahaan untuk memimpin dan menginspirasi transformasi digital di Indonesia sejalan dengan misi pemerintah untuk mempercepat proses transformasi digital di Indonesia.

Oleh karena itu, tidak berlebihan bila kami bisa menjadi partner ideal untuk proses transformasi digital pada bisnis yang anda kelola. Sudah ada ratusan perusahaan yang mempercayakan proses pen-digital-an bisnis mereka kepada kami, entah itu dalam bentuk pembuatan website, web system, mobile app, digital marketing, dsb.

Kedepannya, kami ingin menjadi inspirasi bagi siapapun untuk urusan transformasi digital. Hubungi kami di +62 21-392-5516 untuk informasi lebih lanjut mengenai layanan kami atau konsultasi perihal transformasi digital pada bisnis. Anda bisa juga mengirimkan email ke [email protected] atau kunjungi website kami di www.aqi.co.id.

 

Referensi: 

nasional.kompas.com

teknologi.bisnis.com

Browse blog by tag

Back To Top