AsiaQuest Indonesia
AsiaQuest Indonesia AsiaQuest Indonesia

Berita / Blog

Rutin membaca 30 menit dalam sehari dapat memperpanjang usia seseorang hingga dua tahun lamanya dan kami ingin menjadi bagian dari proses ini.
Tak hanya hidup lebih lama, membaca artikel eksklusif bertema IT dari kami bisa membuat Anda segera menuai sukses dalam bisnis!

Blog11 Mei 2021

Kenali Ciri Bad Influencer yang Perlu Di-unfollow

Bad influencer artinya influencer yang memberikan contoh buruk bagi masyarakat. Jika Anda belum begitu mengenal influencer, selama beberapa tahun belakangan ini influencer marketing benar-benar berkembang sangat pesat.

Influencer dewasa ini ada banyak macamnya, ada YouTube influencer, Instagram Influencer, maupun influencer yang aktif di sosial media lain seperti Facebook dan Twitter. Influencer di jejaring sosial media tak mesti seorang aktris atau aktor di layar kaca.

Influencer di sosial media bergerak sendiri untuk membangun brand dirinya sendiri, kemudian membangun basis follower, lalu memanfaatkan basis follower tersebut untuk kepentingan komersial.

Oleh karena banyaknya follower yang mengikuti segala tindak tanduknya, maka si influencer sudah seharusnya berhati-hati. Memberikan contoh yang baik bagi follower alih-alih memberikan contoh yang buruk.

Masalahnya, tak semua influencer yang ada saat ini memberikan pengaruh yang baik, ada juga yang memberikan pengaruh yang buruk. Maka dari itu kenali ciri bad influencer berikut ini dan lihat apakah Anda sebaiknya unfollow saja akunnya.

Bad influencer bisa dikenali dari ciri-cirinya, lho. Bad influencer tak segan-segan menunjukkan bad attitude mereka di laman sosial mereka dengan dalih menjadi diri sendiri yang jujur dan apa adanya. Wah, tapi kalau attitude yang dicontohkan gak baik, mending jangan ditiru dong ya.

Biasanya bad influencer bisa dilihat dari:

 

(1) Cara mengatasi komen negatif

 

Influencer adalah manusia biasa, terkadang postingan mereka bisa menimbulkan haters juga. Terhadap haters yang sering memberikan komen negatif kepada si influencer, dan bagaimana si influencer menghadapi komen negatif tersebut, patut diperhatikan.

Kalau si influencer justru seringnya tidak terima dengan komentar negatif haters, menyerang balik, bahkan marah-marah dengan mengeluarkan kata-kata kotor maka sebaiknya dihindari saja untuk follow akun seperti ini.

Haters dengan komentar negatifnya akan selalu ada tapi kalau influencer bisa mengelola emosi sekaligus mengelola manner untuk menghadapinya dengan baik maka takkan ada masalah.

 

(2) Postingan/konten

 

Anak-anak muda Indonesia banyak yang menjadi influencer di usia yang sangat belia. Tak sedikit dari mereka, yang akibat pergaulan, kemudian menjadi pribadi yang emosional dan meledak-ledak. Ini memang harus dimaklumi, karena sedari muda mereka sudah menjadi pusat perhatian dan mungkin menerima komentar-komentar yang kurang mengenakkan di hati sehingga membuat mereka menjadi pribadi yang keras.

Tak jarang  kekesalan dilepaskan di akun sosial media, padahal status sudah menjadi influencer dengan pengikut ribuan hingga jutaan. Ada pula influencer yang tergoda dengan kehidupan malam lalu memposting foto sedang mabuk di klub dan sebagainya, yang bagi masyarakat Indonesia dirasa kurang pantas untuk ditampilkan di publik sehingga mengundang komentar negatif haters.

 

(3) Engagement rendah

 

Salah satu keuntungan menjadi influencer adalah tawaran akan promosi/endorsement produk dan jasa yang bisa mendatangkan pundi-pundi rupiah bagi si influencer. Terlepas dari produknya bagus atau tidak, lalu apakah si influencer selalu menggunakan produk tersebut atau tidak, tidak diperhatikan. Yang dimanfaatkan adalah engagement yang mungkin didapat dari endorsement yang dilakukan si influencer.

Tapi tak sedikit influencer yang menggunakan jasa bot untuk menambah engagement seperti likes dan follow. Influencer mungkin memiliki ribuan follower tapi ketika posting ternyata hanya sedikit yang memberikan likes dan komen. Kalau begini, Anda patut curiga, jangan-jangan si influencer menggunakan jasa bot untuk menambah follower, sehingga followernya bukanlah follower setianya.

Itu dia sedikit ciri mengenai bad influencer yang menunjukkan bad attitude, yang tidak memberikan engagement yang bagus untuk endorsement, dan yang tak segan memposting hal-hal yang ‘kurang pantas’ di laman sosial media. Untuk influencer seperti ini, sebaiknya unfollow saja ya, karena masih banyak influencer bagus dan berprestasi yang memberikan konten positif setiap harinya, dan tentunya layak Anda follow.

Referensi:

shonaliburke.com
Photo by Diggity Marketing on Unsplash

Semua Artikel
News 29 Juni 2020
Tanpa Fingerprint, Presensi Online dengan Kintone!

Selama masa pandemi akibat wabah Covid19, sebagian besar perkantoran di seluruh dunia memberlakukan sistem kerja…

Blog 19 Juni 2020
Contoh Customer Experience yang Buruk

Apakah ada yang lebih buruk dari seorang pebisnis yang tidak mengetahui kualitas customer experience atau…

Blog 18 Juni 2020
Manfaat Transformasi Digital pada Bisnis

Sebelumnya, kami telah memaparkan tentang definisi transformasi digital. Selanjutnya, mari kita cari tahu, apa saja…

Blog 17 Juni 2020
Pengertian Customer Experience

Coba ingat-ingat kembali, pelayanan buruk apakah yang baru-baru ini Anda alami saat berbelanja di e-commerce?…

Blog 05 Juni 2020
Tips Work from Home dengan Kintone

Percaya atau tidak, kebijakan work from home (WFH) menyisakan dilema tersendiri bagi para pemangku kepentingan…

Blog 04 Juni 2020
3 Teknologi Digital untuk UMKM

Jika ingin bisnis Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merayap ke posisi atas, Anda harus…

Blog 02 Juni 2020
10 Rekomendasi Aplikasi untuk WFH

Untuk Anda tengah bergerilya mencari pemasukan dari rumah selama pandemi COVID-19, pastikan untuk mempersenjatai diri…

Blog 02 Juni 2020
Cara Menghubungkan Slack dengan Kintone

Seiring dengan tuntutan zaman, dua jenis aplikasi yang bisa diintegrasikan satu sama lain tentu saja…

Blog 02 Juni 2020
Fungsi Terbaik Kintone untuk Meningkatkan Produktivitas

Jika perusahaan Anda berinvestasi pada sistem yang rumit, kurang praktis, dan menyedot biaya besar, ini…

Blog 30 Mei 2020
Aplikasi Video Call Terbaik untuk Rapat Online

Video call menjadi aplikasi andalan untuk tetap menjalin komunikasi tatap muka selama pandemi COVID-19. Anda…

Tags
Load More

Back To Top