sharpnel_content
Mengenal Hawk Eye, Teknologi Canggih Pengganti Hakim Garis

News 03 Des 2020


Mengenal Hawk Eye, Teknologi Canggih Pengganti Hakim Garis

Share

Andaikata tugas hakim garis digantikan teknologi Hawk Eye, apakah Anda masuk kubu yang mendukung teknologi ini? Mengesampingkan pro and cons dari teknologi Hawk Eye, petenis Novak Djokovic telah menunjukkan di kubu mana ia akan berpijak. Menurutnya, tidak ada alasan mengapa teknologi Hawk Eye tidak digunakan. Pasalnya, teknologi sudah melaju sangat pesat sehingga dapat menggantikan tugas hakim garis seutuhnya. 

Sebenarnya, seperti apa teknologi Hawk Eye yang sangat direkomendasikan petenis nomor satu dunia dari Serbia ini? Berikut ini ulasan selengkapnya. 

 

Apa Itu Teknologi Hawk Eye? 

Teknologi Hawk Eye adalah teknologi canggih yang pertama kali digunakan pada olahraga cricket. Teknologi yang diciptakan oleh Paul Hawkins ini dapat menganalisis posisi pemain dan bola terakhir secara akurat laiknya mata elang. Selidik punya selidik, akurasi teknologi ini mencapai mm sehingga disebut-sebut lebih jeli dibandingkan mata manusia. 

Tak ayal, Hawk Eye pun digunakan lebih dari 20 jenis olahraga di dunia sejak diperkenalkan kepada publik. Dalam setahun, teknologi ini sudah digunakan lebih dari 7,200 pertandingan atau event! 

Mengapa teknologi Hawk Eye dipilih? Dengan adanya Hawk Eye, pertandingan olahraga akan menjadi lebih adil, aman, dan cerdas. Hawk Eye dapat membantu wasit untuk mengambil keputusan yang fairplay. 

 

Bagaimana Cara Kerja Hawk Eye? 

Hawk Eye bekerja dengan memanfaatkan kamera canggih berkecepatan tinggi. Kamera-kamera ini dipasang di beberapa sudut sehingga dapat menangkap pergerakan bola ataupun pemain setiap saat dan menyeluruh.  Nantinya, sistem dapat melacak posisi bola dan mengukurnya secara otomatis sehingga memiliki keakuratan yang sangat tinggi. 

Dengan adanya Hawk Eye, wasit dapat mengecek posisi bola secara akurat. Jika posisi bola meragukan, wasit dan pemain dapat mengeceknya melalui Hawk Eye. Meskipun begitu, teknologi ini dijual dengan harga yang mahal. Oleh karena itu, masih banyak negara dan pertandingan yang masih mengandalkan hakim garis konvensional. Namun, teknologi ini dapat dijadikan pilihan selama pandemi COVID-19 karena dapat mengurangi jumlah orang yang harus hadir dalam suatu pertandingan. 

 

Sumber:

  1. hawkeyeinnovations.com
  2. voaindonesia.com

 Photo by Catia Climovich on Unsplash

 

 

Browse blog by tag

Back To Top