sharpnel_content
Membedakan Website dan Landing Page

News 26 Agu 2021


Membedakan Website dan Landing Page

Share

Anda harus bisa membedakan website dan landing page agar bisa tahu kapan harus menggunakan masing-masingnya. Maka dari itu, kali ini kami akan mengulas mengenai perbedaan website dan landing page, kapan harus menggunakan masing-masing, dan cara membuat landing page dengan mudah.

Website

Website merupakan sekumpulan halaman web (web page) yang saling berhubungan dan berada pada domain yang sama. Website berisikan kumpulan informasi yang bertujuan untuk menginformasikan kepada pengunjung mengenai produk atau layanan si pemilik website.

Sebuah website standar biasanya mengandung elemen berikut ini:

  1. Tentang/About
  2. Layanan/Services
  3. Informasi Perusahaan/Company Information
  4. Blog
  5. Kontak/Contact
  6. dll

Kesemua halaman tadi saling terintegrasi satu sama lain untuk membantu pengunjung menemukan website tersebut. Informasi yang ditampilkan dalam website bisa berupa gambar, ilustrasi, video, musik, dan teks dengan beragam kepentingan dibaliknya.

Kapan Menggunakan Website?

Website didesain untuk sebuah pengalaman eksplorasi, maka ia memiliki banyak halaman web. Misalnya, Anda memiliki bisnis kerajingan tangan dari enceng gondok dan ingin mengedukasi masyarakat mengenai seluk beluk enceng gondok, maka Anda bisa membuat website.

Di dalam website tersebut Anda bisa menjelaskan perusahaan atau UMKM yang Anda kelola, apa itu enceng gondok, bagaimana pembuatan kerajinan dari enceng gondok, kemana harus mengontak usaha Anda jika ingin mengetahui lebih lanjut mengenai bisnis Anda, membeli produk, dsb.

Oleh karena banyaknya halaman serta banyaknya informasi yang bisa dibagikan, website cenderung memberikan lebih banyak distraksi sehingga ia tidak begitu tepat untuk tujuan kampanye marketing. Maka dari itu website lebih cocok untuk menginformasikan, mengedukasi, dan menjaring traffic yang lebih banyak. Kalau urusan mengubah trafik menjadi konversi, maka landing page lebih cocok.

Landing page

Landing page sedikit berbeda dengan web page. Penggunaan landing page bukanlah untuk penggunaan umum sehingga tampilannya pun tak seperti pada umumnya web page. Landing page dibuat untuk mengarahkan trafik ke tujuan marketing tertentu yang cenderung spesifik. Misalnya, halaman pendaftaran, formulir pengumpulan data, pengumpulan alamat email, menambah subscriber, membeli produk, dsb.

Landing page adalah sebuah halaman web yang umumnya dibuat untuk keperluan khusus misalnya halaman pendaftaran, mengumpulkan informasi pengguna, atau menjual sebuah produk.

Oleh karena ia khusus untuk mengakomodasi kebutuhan yang sangat spesifik, maka tak heran kalau landing page sangat sederhana tanpa banyak halaman dan elemen yang malah bisa membuat distraksi.

Landing page hanya satu halaman untuk meminimalisir distraksi, sehingga fungsinya hanya untuk menginformasikan dan mengajak pengunjung untuk melakukan aksi setelah membaca isi landing page.

Kapan Menggunakan Landing Page?

Anda bisa menggunakan landing page ketika:

  1. Ingin menambah jumlah subscriber email dengan menawarkan gimmick menarik untuk para subscriber misalnya ebook gratis, download item gratis, dsb.
  2. Ingin mengumpulkan data pengunjung, bisa nama, email, kontak HP, dsb.
  3. Ingin membuka pendaftaran sebuah event secara online.
  4. Ingin mengadakan sebuah undian berhadiah
  5. Ingin menjual suatu produk.
  6. dll

Anda membutuhkan landing page jika tujuan Anda sudah sangat spesifik, yaitu Anda berharap pengunjung melakukan suatu aksi setelah mengunjungi landing page. Perlu diingat, landing page harus sederhana dan minim distraksi.

Referensi: www.digitalhill.com
Background psd created by aleksandr_samochernyi – www.freepik.com

Browse blog by tag

Back To Top