sharpnel_content
Kenalan dengan Posisi Front-End Developer

News 13 Okt 2020


Kenalan dengan Posisi Front-End Developer

Share

Sekilas kita melihat website dari luarnya saja tanpa pernah melihat orang-orang yang bekerja di belakang layar. Sebuah website yang menarik dan bagus adalah hasil kerja dari beberapa orang dengan keahlian yang berbeda-beda. 

Nah salah satu yang berperan dalam membuat tampilan website menjadi menarik adalah seorang front-end developer. Jadi, apa itu front end developer? Yuk, kita kenalan dengan lebih dekat profesi ini. Kami sudah merangkumnya dalam sebuah wawancara khusus bersama Lead Front End Developer di AsiaQuest Indonesia, yaitu Dwi Iswanto.

Dwi-san sudah sejak tahun 2013 malang melintang di dunia Front End Coding, itu artinya Dwi-san sudah 7 tahun menjadi seorang Front End Developer profesional. Awal ketertarikan Dwi-san ke dunia Front End adalah karena ia suka dengan desain grafis. 

“Awalnya semasa Kuliah saya suka dengan desain grafis. kemudian di masa awal bekerja sebagai web developer, saya mulai tertarik dengan Front End karena di Front End sendiri saya bisa explore terkait layout/design sebuah website.” Terang Dwi-san.

Wah ternyata, dari hobi atau kesukaan dengan desain grafis, malah nyemplung ke front end ya. Eh, padahal kalau di dunia web development, desain grafis itu juga profesi sendiri, lho. Jadi desain grafis dan front end itu berhubungan erat ya Dwi-san?

“Untuk desain grafis website memang berhubungan, jadi bagaimana kita mengimplementasikan desain website tersebut ke dalam code website.” Imbuh Dwi-san.

Apa Itu Front-End?

Front End itu kalau menurut saya, divisi dalam pemrograman website yang bertanggung jawab dalam layout atau tampilan sebuah website. Mengubah design website kedalam sebuah code website.” jawab Dwi-san.

Untuk menjadi seorang front end developer tentunya ada hardskill dan softskill yang harus dipunyai. Menurut Dwi-san, untuk hardskill yang harus dikuasai seorang front end developer relatif luas, akan tetapi ada beberapa basic skill yang wajib dipunyai yaitu HTML, CSS, Javascript.

Seorang front-end developer juga wajib punya softskill lain, seperti kemampuan bekerja dalam tim (yang menurut Dwi-san ini sudah kewajiban). “Selain itu, yang jelas harus punya taste of design juga sih.” jelas Dwi-san.

Kesulitan yang dihadapi seorang Front-End Developer Apa Saja?

Setiap pekerjaan tentu punya kesulitan-kesulitan tersendiri, begitu pula dengan seorang front end developer yang juga menghadapi kesulitan-kesulitan ketika bekerja. Menurut Dwi-san, seorang front-end developer mungkin akan akan kesulitan ketika menghadapi teknologi terbaru.

“Jadi setiap tahun atau bahkan 6 bulan sekali akan ada teknologi terbaru terkait Web Developer (khususnya Front End) jadi sebagai Front End kita harus siap juga untuk berkembang mengikuti trend teknologi terbaru.” imbuh Dwi-san.

Wah, jadi seorang front-end developer tidak boleh bermalas-malasan ya. Harus terus belajar dan menyesuaikan hardskill dengan teknologi terbaru yang sedang ngetren di dunia pemrograman.

“Betul, selain itu dari sisi teknikal code mungkin kesulitannya lebih ke custom animation dan JS, jadi terkadang ada desain ataupun request client yang butuh animasi unik. Biasanya team FE akan diskusi dahulu terkait pengerjaan animasi-animasi custom. mau pakai metode seperti apa dalam pengerjaannya.” sambungnya.

Kesan Selama 7 Tahun Menjadi Front-End Developer?

Dwi-san sudah 7 tahun malang melintang di dunia front-end coding tentu sudah banyak pengalaman yang ia dapatkan. Ia pun berbagi kesannya selama tujuh tahun bekerja di dunia profesional sebagai front-end developer.

“Perkembangan website dari tahun-ke-tahun begitu pesat, jika sebagai Front-end developer tidak ikut berkembang mengikuti perkembangan teknologi maka akan tertinggal dengan developer-developer yang baru.” terang Dwi-san.

Kemudian, untuk para front-end developer yang sedang menapaki karir profesionalnya, Dwi-san berbagi tipsnya nih, yaitu untuk..

“Terus mencoba explore skill dan kemampuan karena dengan kita berlatih code terus menerus, akan semakin bagus dan berkualitas juga hasil website-nya.” ujarnya.

Nah, itu dia sekilas tentang posisi dan pekerjaan seorang front-end developer. Semoga informasi di atas membantu Anda yang sedang tertarik menjadi seorang front-end developer. Cek halaman karier kami untuk informasi lowongan kerja terbaru di AsiaQuest Indonesia.

Browse blog by tag

Back To Top