sharpnel_content
Karier sebagai UI Designer

News 15 Okt 2020


Karier sebagai UI Designer

Share

Dalam sebuah pekerjaan software development peran seorang User Interface Designer (UI Designer) akan selalu dibutuhkan. Tanpa seorang UI Designer, sebuah proyek akan mustahil bisa menghasilkan visual yang berkualitas.

Kali ini, yuk kita berkenalan dengan profesi UI Designer. Informasi yang kami rangkum di bawah ini merupakan hasil wawancara dengan salah satu staf UI Designer di AsiaQuest Indonesia, yaitu Ardhian Dwi Putra. 

Apa Sih UI Designer itu?

“UI Designer adalah profesi seorang designer yang memudahkan user untuk mengakses sebuah website dari sisi tampilan dan elemen-elemen  pendukung lainnya, atau bisa dibilang mendesain antar muka sebuah website supaya mudah dipahami.” Jawab Ardhian san.

Jadi, kalau menurut jawaban Ardhian san di atas, seorang UI designer mempunyai tugas yang lebih spesifik, yakni mendesain antarmuka (interface) sebuah web sesuai dengan kaidah-kaidah tertentu agar web tersebut mudah dipahami oleh masyarakat umum.

Awalnya Ardhian san adalah seorang graphic designer di sebuah agensi di Jakarta. Ia lantas  menantang dirinya sendiri dengan mencoba profesi UI Designer sejak tahun 2013. Awal tahun 2015, Ardhian san bergabung dengan tim AQI Jogja dan mulai mendesain lebih banyak website. Jika demikian, maka Ardhian san sudah 7 tahun lebih berpengalaman menjadi UI Designer dan Graphic Designer

Hardskill dan Softskill untuk Menjadi seorang UI Designer?

Seorang UI Designer wajib menguasai beberapa hardskill untuk mendukung pekerjaannya. Mustahil menghasilkan interface website yang bagus dan berkualitas tanpa bantuan skill-skill tertentu.

“Kalau untuk hardskill minimal ya Adobe XD/figma/sketch tergantung mana yang lebih familiar. Selain itu, harus bisa juga prototyping langsung di adobe XD atau inVisionApp. Seorang UI Designer juga harus paham metode atau teori-teori yang mendukung tentang User Interface seperti color, tipografi, grid, dll.” terang Ardhian san.

Selain modal hardskill, seorang UI Designer juga harus punya softskill. Apalagi dalam bekerja bersama tim profesional, maka softskill menjadi penting. Khusus untuk UI Designer, Ardhian san menyebutkan ada beberapa softskill yang mesti dipunyai.

“Untuk softskill…jelas haru bisa berkomunikasi yang baik terutama dengan divisi front end karena alur kerja setelah desain adalah coding front end. Kita juga harus mengesampingkan ego pribadi dengan berpikiran kalau desain kita sudah paling bagus. Selain itu, thinking out of the box kadang dibutuhkan terutama ketika klien meminta desain yang tidak biasa..hahaha.” imbuh Ardhian san.

Tugas UI Designer dalam Software Development?

Dalam proyek software development, seorang UI Designer selalu ada karena kita butuh orang dengan skill-skill seperti yang disebutkan di atas, agar antarmuka website/websystem menjadi bagus dan memenuhi standar.

Nah, kurang lebih, tugas seorang UI Designer seperti disebutkah oleh Ardhian san di bawah ini:

  1. Memvisualkan wireframe menjadi desain antarmuka baik itu untuk tampilan desktop maupun mobile
  2. Membuat alur website mudah dipahami user. Ini berkaitan erat dengan penempatan button, pemilihan font, dan apapun itu yang mendukung user mudah mendapatkan pesan yang disampaikan dari web tersebut
  3. prototyping design setelah jadi. Ini memudahkan untuk presentasi, karena user bisa melihat setidaknya mengetahui gambaran website ketika live

Bisa dibilang, peran seorang UI Designer itu krusial sekali. Makanya, jangan aniaya designer kalian, tapi challenge mereka dengan ide-ide di luar nalar boleh banget he he he. 

Enaknya dan Kesulitannya Jadi UI Designer Apa Sih?

“Enaknya?? bisa nyantai sambil lihat FE ngoding desain saya yang rumit..hehehe”, katanya berseloroh. 

Wah, kalau itu sih gak enak di front end programmer ya. Selain mengungkapkan enaknya jadi UI designer, Ardhian san juga menyebutkan beberapa kesulitan-kesulitan yang dihadapi selama menjadi seorang UI designer, yaitu

“Setiap pekerjaan pasti ada hal yang mudah dan hal yang sulit. Kalau di UI, kesulitannya biasanya untuk (1) menyeimbangkan UI dengan UX (User Experience) yang kadang tidak bisa berjalan beriringan, (2) membuat desain dalam waktu singkat karena klien ngasih deadline singkat..tapi minta website selesai sampai prototype, (3) mencari solusi ketika mood tidak bagus.” Jelas Ardhian san.

Tips untuk yang Ingin Jadi UI Designer Profesional?

Ardhian san berbagi tips untuk yang ingin berkarier sebagai UI Designer profesional. Lebih jelas seperti ia ungkapkan di bawah ini

“Pertama, banyak-banyak lihat referensi dari dribble, behance, pinterest, dsb, (2) harus mau belajar tren desain terbaru, minimal tahu (jangan sok tahu, nanti malu kalau ternyata keliru menerapkan tren desain 2003 ke 2020 hehehe), (3) lihat tutorial di YouTube terutama tentang tips-tips membuat website menggunakan xd/figma/sketch”, kata Ardhian san.

Nah, itu dia sedikit ulasan mengenai profesi UI Designer. Gimana? Apa Anda tertarik jadi seorang UI Designer?

Browse blog by tag

Back To Top