sharpnel_content
Google Aplikasikan Sistem Peringatan Banjir Berbasis AI di India dan Bangladesh

News 01 Okt 2020


Google Aplikasikan Sistem Peringatan Banjir Berbasis AI di India dan Bangladesh

Share

Sejak pertama kali memasang sistem peringatan banjir di wilayah Patna, India pada tahun 2018 silam, Google terus melebarkan area cakupannya. Kini, sistem peringatan banjir berbasis AI machine learning ini diaplikasikan di seluruh India dan Bangladesh! 

Sistem peringatan banjir ini dapat memprediksi wilayah mana saja yang akan mengalami banjir. Kemudian, sistem akan mengirimkan notifikasi kepada pengguna sebelum air banjir datang. Dengan adanya sistem peringatan banjir ini, Google setidaknya dapat menyelamatkan 200 juta penduduk di India dan 40 juta penduduk di Bangladesh. 

Sistem peringatan banjir ini sendiri merupakan hasil dari pengembangan sistem berbasis machine learning dengan memanfaatkan berbagai informasi. Informasi yang dikumpulkan berupa data curah hujan, simulasi banjir hingga permukaan sungai. Salah satu keunggulan dari sistem ini adalah Google tidak akan mengambil informasi perangkat pengguna. 

Google Mengembangkan Sistem yang Mendeteksi Tinggi Banjir secara Akurat

Lebih lanjut, Google tengah mengembangkan sistem yang lebih akurat lagi. Ke depannya, sistem ini dapat memberikan informasi tinggi banjir dengan selisih 15 sentimeter. Andaikata sistem ini berhasil dikembangkan, pengguna dapat mengambil keputusan dengan lebih cepat tergantung dari tinggi dan rendahnya air banjir. 

Meskipun demikian, pengaplikasian ini masih menghadapi berbagai tantangan. Tantangan terbesar adalah pada keterbatasan akses smartphone. Saat ini masih belum banyak penduduk yang menggunakan smartphone sehingga mereka tidak dapat menerima notifikasi. Selain itu, rendahnya kepercayaan pada teknologi menjadi salah satu tantangan dalam program ini. 

Usut punya usut, masyarakat setempat lebih percaya informasi yang disampaikan oleh pemimpin daripada teknologi. Mereka lebih mempercayai informasi yang disampaikan melalui panggilan telepon ataupun pengeras suara. Meskipun demikian, kondisi ini bukanlah penghalang akan kesuksesan program ini. Pasalnya, penduduk selalu proaktif dan mengambil tindakan saat menerima notifikasi bencana. 

Google sendiri memang sudah lama menaruh minat pada pengembangan sistem untuk penanggulangan bencana. Dengan membuat sistem peringatan bencana, Google dapat mengirim notifikasi kepada pengguna jika terjadi kebakaran, gempa bumi, dan banjir. 

Teranyar, Google merilis aplikasi peringatan gempa bumi dengan memanfaatkan perangkat Android. Perangkat Android pun diubah menjadi seismometer yang dapat mendeteksi terjadinya getaran dan mengirim notifikasi kepada pengguna. 

 

 

 

Sumber: Theverge.com

Photo by Burak K from Pexels

 

Browse blog by tag

Back To Top