sharpnel_content
Dimana Web Developer Bekerja?

News 12 Okt 2021


Dimana Web Developer Bekerja?

Share

Dimanakah web developer bekerja? Dimanakah mereka dibutuhkan? Kira-kira mungkin pertanyaan tersebut yang akan timbul manakala seseorang memutuskan untuk menekuni dunia web development.

Di bawah ini kami memberikan referensi bagi kalian yang ingin berkarier di dunia web development. Tentunya, Anda ingin tahu dimana saja tempat-tempat Anda bisa menghasilkan pundi-pundi uang dari skill dan pengetahuan yang dimiliki.

(1) Jadi Incaran Perusahaan Besar

Pekerjaan web developer termasuk pekerjaan yang sedang naik daun, lho. Maka tak heran kalau mereka selalu jadi incaran perusahaan-perusahaan besar. Kalau Anda membuktikan diri sebagai web developer berkualitas, peluang untuk menempati posisi mentereng di perusahaan besar pun terbuka lebar.

Perusahaan besar umumnya memiliki proyek-proyek web-based yang sedang berjalan bersamaan sekaligus, maka dari itu mereka membutuhkan web developer untuk bekerja full time di kantor.

Perbankan, terutama karena sekarang mereka sudah beralih ke teknologi digital, membutuhkan banyak SDM yang handal di bidang IT untuk keperluan maintenance portal online banking, membuat landing page promosi, atau memperbarui antarmuka website.

Pemerintahan juga memerlukan web developer untuk mengurusi website resmi mereka. Tentunya, akan ada banyak sekali pekerjaan bagi web developer yang bekerja di area pemerintahan. 

Keuntungan bekerja sebagai web developer di perusahaan besar adalah Anda kemungkinan tidak akan sendirian, melainkan bekerja bersama orang lain dalam tim yang lumayan besar, sehingga akan selalu ada sesi sharing information untuk menambah pengetahuan dan skill.

Kemudian, keuntungan lainnya, Anda bisa mendapatkan fasilitas-fasilitas yang lumayan mumpuni, mulai dari hardware, akses ke langganan aplikasi maupun dan perangkat lunak, maupun webinar untuk menambah pengetahuan.

(2) Perusahaan Kecil pun Bisa

Web developer juga bisa bekerja di perusahaan yang skalanya lebih kecil. Biasanya perusahaan-perusahaan yang lebih kecil membutuhkan web developer untuk ‘merawat’ website mereka, misalnya toko online pakaian, dsb. 

Perusahaan kecil yang membutuhkan jasa web developer umumnya tidak membutuhkan perubahan-perubahan besar dan sesering di perusahaan besar. Tim mereka biasanya kecil tapi justru mungkin malah setiap anggota tim punya kesempatan besar untuk mempromosikan ide-ide inovatif mereka.

Lingkungan kerja yang seperti ini mungkin cocok bagi web developer yang memang menyukai fleksibilitas. Oleh karena timnya kecil, mungkin tugas-tugas akan menjadi sedikit lebih banyak serta lebih variatif. 

Bekerja di lingkungan tim kecil juga umumnya akan terjalin rasa kekeluargaan yang lebih kuat. Ini mungkin cocok untuk web developer pemula yang sedang ingin menjajal dunia kerja profesional, tapi belum siap untuk terjun ke medan yang lebih besar.

(3) Pekerja Kontrak

Ada juga web developer yang memilih untuk jadi pekerja kontrak, lho. Terkadang, web developer ini hanya akan mengambil satu proyek dalam sebuah perusahaan, jadinya ia hanya akan menandatangani satu kontrak proyek. Ketika proyek berakhir, berakhir pula kontraknya.

Menjadi web developer kontrak semacam ini memberi Anda keleluasaan untuk memilih-milih proyek yang mungkin sesuai dengan Anda. Lain jika Anda menjadi web developer full time, Anda mungkin tidak bisa menolak tugas yang diberikan.

(4) Freelance Juga Oke

Bagi yang memilih freelance sebagai sebuah ‘jalan ninja’ mungkin memang itulah yang dianggap paling sesuai dengan kondisi hidup saat ini. Seorang web developer juga bisa memilih menjadi freelancer

Keuntungan menjadi freelancer adalah fleksibilitas untuk mengatur jadwal kerja, serta kebebasan untuk memasang rate atau tarif atas jasa web development yang diberikan. Bahkan mungkin, ada web developer yang menghasilkan lebih banyak uang dengan jam kerja relatif lebih sedikit daripada yang menjadi web developer full time  di kantor.

Tapi tak semua cerita freelancer adalah cerita bahagia seperti itu, karena kekurangan dari menjadi freelancer adalah mungkin job tak selalu ada. Imbasnya, freelancer tidak memiliki penghasilan yang stabil setiap bulannya, jika tidak mampu mencari klien.

Apalagi dengan kehadiran website builder seperti Wix dan Squarespace, yang membuat pekerjaan bagi web developer menjadi berkurang. Maka dari itu, alih-alih membuat website biasa yang bisa dihandle oleh website builder, seorang web developer harus mampu membuat website yang lebih baik dari itu. 

Makanya, web developer harus selalu mengupgrade skill dan pengetahuan agar tidak dikalahkan oleh website builder yang kini mengambil alih pekerjaan para web developer.

Kerja di Web Developer Company

Web developer juga kadang-kadang berkumpul di sebuah perusahaan web developer atau biasa juga disebut web developer company. Perusahaan seperti ini bergerak di bidang jasa pembuatan website, websystem, bahkan juga aplikasi mobile, sehingga mereka juga disebut sebagai software development company.

Perusahaan seperti ini biasanya melayani klien-klien perusahaan yang ingin terjun ke bisnis digital. Perusahaan-perusahaan yang ingin masuk ke ranah transformasi digital umumnya menginginkan layanan yang menyeluruh, mulai dari pembuatan website, websystem, aplikasi mobile, internet marketing, SEO, digital marketing, dan masih banyak lagi lainnya.

Nah, untuk mengakomodasi semua kebutuhan tersebut, tak cukup bila hanya mempekerjakan web developer, tapi Anda membutuhkan sebuah tim yang besar yang terdiri dari macam-macam departemen untuk menghandle kebutuhan bisnis digital Anda.

AsiaQuest Indonesia misalnya, yang sejak 9 tahun lalu berkecimpung di dunia transformasi digital sebagai konsultan IT. AsiaQuest Indonesia telah melayani klien-klien perusahaan yang ingin meraih sukses melalui transformasi digital. 

Referensi:  www.ecpi.edu

Photo by This Is Engineering from Pexels

Browse blog by tag

Back To Top