sharpnel_content
Deretan Aplikasi Chat selain WhatsApp yang Bisa Jadi Alternatif

News 23 Apr 2021


Deretan Aplikasi Chat selain WhatsApp yang Bisa Jadi Alternatif

Share

WhatsApp boleh jadi merupakan platform chat yang paling populer di dunia sekarang ini. Akan tetapi, seiring dengan berjalannya waktu, WhatsApp seringkali tersandung skandal keamanan privasi pengguna. Manakala keamanan privasi pengguna WhatsApp terusik, aplikasi pesan instan lainnya ikut terdongkrak popularitasnya.

Nah, kalau Anda tidak ingin hanya mengandalkan WhatsApp, ada lho aplikasi pesan instan lainnya yang gak kalah keren dari WhatsApp. Bahkan mungkin, sebetulnya fitur-fitur yang kamu inginkan yang tidak ada di WhatsApp, tapi ternyata ada di aplikasi pesan instan lain.

Berikut ini kami lampirkan deretan aplikasi chat selain WhatsApp yang bisa menjadi alternatif pilihan perpesanan instan-mu.

 

(1) Telegram

 

Telegram sejak lama selalu menjadi saingan berat WhatsApp di Indonesia. Aplikasi chat telegram merupakan besutan seorang pengusaha muda asal Rusia Pavel Durov. Salah satu keunggulan yang ditawarkan Pavel Durov kepada pengguna Telegram adalah privasi pengguna yang dijamin tak akan pernah diutak-atik maupun dijual kepada pihak lain.

Telegram diluncurkan pertama kali pada tahun 2013 dan kini jumlah penggunanya mencapai 200 juta lebih. Manakala isu-isu masalah privasi dan keamanan muncul di WhatsApp, Telegram mendapat untung karena jumlah penggunanya cenderung akan meningkat pesat.

Dari segi fitur, Telegram tak kalah dari WhatsApp. Telegram punya fitur mengirim pesan, telepon, pesan dalam grup, kirim file dan gambar, stiker, dan masih banyak lagi lainnya.

 

(2) Signal

 

Signal merupakan aplikasi pesan instan yang baru-baru ini naik daun. Mengapa? Ternyata sang bos Tesla Elon Musk terang-terangan mengendorse Signal sebagai messenger app yang paling aman. Signal ternyata dibuat oleh mantan founder WhatsApp yaitu Brian Acton bersama dengan ahli enkripsi Moxie Marlinspike.

Signal Messenger diluncurkan pada tahun 2018. Adapun fitur yang ditawarkan oleh signal berkaitan dengan komitmennya untuk menjaga privasi pengguna, misalnya saja pesan yang bisa hilang sendiri, pengguna bisa mengatur waktu kapan pesan akan hilang setelah dibaca penerima, pesan tidak bisa disimpan dalam tangkapan layar, serta tidak bisa diteruskan (forward).

Fitur standar lain yang ditawarkan Signal app antara lain delete for everyone, mark as unread, pin chat, emoji dan stiker, note to self (menulis catatan untuk diri sendiri), telepon suara dan video, pesan grup.

 

(3) LINE

 

LINE merupakan aplikasi perpesanan instan yang bisa di install di smartphone dan PC. Pengembang LINE adalah NHN Corporation dari Jepang. Aplikasi LINE diluncurkan pada tahun 2012 dan hingga kini terus digunakan oleh para penggemarnya.

Melalui LINE, pengguna bisa mengirim pesan teks, mengirim gambar, video, pesan suara, dsb. Seiring dengan perkembangan waktu, LINE menambah fitur-fitur baru seperti menghapus pesan yang sudah terkirim, ‘reply’ pesan teks tertentu seperti di WhatsApp, dan video call hingga 500 orang.

 

(4) WeChat

 

WeChat adalah aplikasi perpesanan instan yang berasal dari China dan sangat populer di negeri asalnya tersebut. Basis pengguna bulanan WeChat saja mencapai 1 milyar orang. 

WeChat juga berawal dari aplikasi pesan instan saja seperti WhatsApp. Akan tetapi, sekarang WeChat telah berkembang pesat dengan penambahan fitur.

WeChat bisa digunakan untuk pembayaran, memesan penerbangan, bahkan memanggil kendaraan tumpangan online. 

 

Referensi:

Photo by Christian Wiediger on Unsplash

Browse blog by tag

Back To Top