sharpnel_content
Catat! Agar Data Pribadi Tak Dicuri Pinjol Ilegal

News 13 Des 2021


Catat! Agar Data Pribadi Tak Dicuri Pinjol Ilegal

Share

Ulah pinjol ilegal semakin meresahkan. Aktivitas mereka mulai dari menawarkan pinjaman, menerapkan biaya admin dan bunga harian tinggi di luar kewajaran, sampai menagih pelunasan hutang dengan cara yang tidak manusiawi menjadi laporan aduan yang mendominasi.

Ulah pinjol ilegal ini sempat direspon Presiden Jokowi dengan memerintahkan kepolisian untuk bertindak cepat meringkus kelompok pinjol ilegal yang berkantor di Jawa Barat dan Yogyakarta.

Aksi kepolisian tersebut patut diapresiasi dan menjadi bukti usaha aktif pemerintah dalam menangani kasus pinjol ilegal yang meresahkan masyarakat. Akan tetapi, memberantas pinjol bukan tugas kepolisian saja.

Masyarakat tidak boleh main hakim sendiri dengan menggerebek kantor-kantor pinjol, tapi yang bisa dilakukan masyarakat adalah tidak menanggapi tawaran-tawaran dari pinjol ilegal. Bila perlu langsung diblok saja nomor-nomor yang menawarkan pinjaman  online.

Selain itu, masyarakat juga diminta untuk melindungi data pribadi agar tidak dicuri akun-akun pinjol ilegal. Di bawah ini kami sertakan juga beberapa cara agar data pribadi Anda tak dicuri pinjol ilegal:

(1) Hati-Hati Unggah Foto Ke Medsos

Dewasa ini mengunggah foto ke media sosial sekalipun itu media sosia milik pribadi, adalah tindakan yang tidak dianjurkan. Foto-foto di media sosial rawan diambil orang dan digunakan untuk melakukan penipuan.

Selain foto-foto diri seperti selfi, foto identitas diri seperti KTP, SIM, STNK, dsb juga sangat berbahaya jika diunggah ke media sosial. Orang bisa tahu data pribadi Anda dari foto identitas yang diunggah. Data pribadi tersebut bisa disalahgunakan orang untuk meraup keuntungan finansial.

Data yang sudah diunggah di media sosial bisa dengan mudah diunduh, diambil tangkapan layarnya (screenshot), diduplikasi, dan diedit sedemikian rupa untuk tujuan-tujuan yang merugikan. Terlebih lagi, data dan foto yang sudah diunggah di media sosial sulit untuk dilacak riwayat perjalanan data tersebut, makin sulit jika sudah tersebar luas.

Sangat mungkin orang menggunakan data foto selfi dan foto KTP untuk mengajukan pinjaman online atas nama Anda, sekalipun Anda tidak pernah meminta melakukannya bahkan tidak tahu siapa yang melakukannya.

(2) Hindari Klik Link/Tautan Dari SMS/WhatsApp

Setiap harinya nomor tak dikenal mampir mengirim pesan SMS atau pesan WhatsApp menawarkan pinjaman online. Berkedok penawaran bagi yang sedang butuh uang, butuh modal usaha, dsb,  pinjol ini bermanis-manis bahasa kepada kita. Situasi kepepet seringkali membuat masyarakat kepincut modus-modus pinjol ilegal ini.

Dalam pesan tersebut tak jarang tersemat nomor untuk dihubungi jika berminat, atau tautan/link untuk diklik. Dalam hal ini, kami sarankan untuk tidak mengklik tautan tersebut. Tautan yang dilampirkan tersebut tidak jelas akan menuju ke halaman apa, malah bisa jadi ke halaman penipuan dan artinya Anda tinggal beberapa jengkal lagi dari tertipu.

Bisa juga tautan tersebut mengandung virus/malware yang akan menginfeksi perangkat Anda seketika bila diklik. Hati-hati terhadap tautan yang terutama dikirim dari nomor tak dikenal atau dibagikan oleh seseorang anggota grup Anda.

(3) Tidak Sembarangan Ijinkan Akses

Selain menawarkan pinjaman online mudah dan cepat cair, tak jarang ada pinjol ilegal yang membuat aplikasi pinjol. Calon korban akan diminta untuk mengajukan pinjaman melalui aplikasi pinjol yang mereka buat.

Aplikasi pinjol ini bisa diunduh di PlayStore (Android) maupun iOS (Apple). Pada beberapa kasus, seringkali perangkat iOS lebih aman dari aplikasi mobile berbahaya karena Apple dikenal sangat ketat dalam menyeleksi aplikasi-aplikasi. Adalah kenyataan bahwa pengguna Android lebih rentan terhadap aplikasi-aplikasi berbahaya termasuk aplikasi pinjol ilegal karena proses seleksi aplikasi di Android lebih longgar.

Calon korban yang tertarik akan segera mengunduh dan menginstall aplikasi pinjol ilegal tersebut dan melakukan registrasi. Aplikasi pinjol ilegal tidak terdaftar dan tidak diregulasi dengan ketat oleh OJK sehingga institusi berwenang tidak bisa melindungi konsumen manakal terjadi kasus.

Pada banyak kasus, aplikasi pinjol ilegal secara ngawur meminta akses data-data di ponsel Anda. Permintaan akses data tersebut misalnya akses ke kontak di ponsel Anda, akses ke media/galeri foto dan video, dan sebagainya.

Permintaan akses seperti ini patut diwaspadai karena aplikasi pinjol ilegal tersebut bisa mendapatkan semua kontak di HP Anda. Jika terjadi masalah seperti gagal bayar hutang, pinjol ilegal akan menagih kepada seluruh kontak di HP Anda.

Aplikasi pinjol menagih hutang yang nunggak dengan cara yang sangat tidak sopan bahkan cenderung kasar. Pada beberapa kasus ada juga yang berlaku abusive misalnya dengan berkata kasar, memaki, bahkan mengirim video porno.

Selain itu, karena mereka punya akses ke buku kontak Anda, mereka mengirim pesan ke teman-teman Anda dengan mengatakan bahwa Anda nunggak bayar hutang. Ada juga yang diteror dengan terus menerus ditelpon. Si korban pinjol ilegal sendiri bisa menjadi stress dan bahkan bisa melakukan bunuh diri.

Nah itu dia sedikit tips agar data Anda tidak sampai dicuri oleh aplikasi pinjol ilegal. Di era digital sekarang ini, kehidupan memang bisa semakin mudah  dengan beragam teknologi yang diciptakan. Akan tetapi, ada pula sisi negatifnya yaitu tersebarnya data pribadi, penyalahgunaan data pribadi, dan masih banyak lagi lainnya. Untuk ini, masyarakat memang harus terus diberikan materi literasi digital untuk menangkal rayuan pinjol ilegal.

 

Referensi:

www.liputan6.com
People photo created by tirachardz – www.freepik.com

Browse blog by tag

Back To Top