sharpnel_content
Cara Kerja Internet of Things (IoT)

News 15 Okt 2020


Cara Kerja Internet of Things (IoT)

Share

Internet of Things makin dikenal masyarakat setelah terjadinya kasus peretasan platform IoT Garmin. Meskipun peretasan ini sangat disayangkan, tetapi berkat kasus ini pula makin banyak orang yang tahu betapa pentingnya IoT bagi kehidupan. Pada kasus Garmin, aktivitas penerbangan sempat terganggu karena aplikasi Pilot Garmin dan Fly Garmin tidak dapat diakses. Sebenarnya, seperti apa cara kerja Internet of Things sehingga memiliki fungsi yang sangat vital dalam kehidupan hingga dipakai dalam dunia aviasi?

 

Pengertian Internet of Things

Jika ingin memahami cara kerjanya, Anda harus memahami pengertian Internet of Things (IoT) terlebih dahulu. IoT adalah suatu sistem yang dapat berjalan tanpa campur tangan manusia secara langsung. Dengan kata lain, sistem ini tidak membutuhkan kontak antara manusia dengan manusia atau manusia dengan mesin agar dapat bekerja. Manusia dapat mengoperasikan sistem ini dari jarak jauh. 

Konsep utama IoT adalah menghubungkan berbagai devices secara otomatis. Dengan demikian, Anda bisa memakainya untuk menyelesaikan suatu task atau pekerjaan, seperti belajar, menganalisis, dan mengumpulkan data secara otomatis.

 

Mengapa Internet of Things Dibutuhkan? 

Apakah Anda berniat untuk meningkatkan kualitas produk dan layanan bisnis? Jika iya, Anda harus mulai mempertimbangkan IoT. Pasalnya, IoT memiliki peran yang besar dalam meningkatkan produktivitas dan efisiensi bisnis. 

IoT dipercaya dapat memangkas biaya operasional (penghematan) dan waktu produksi (produktivitas). Penghematan dan produktivitas ini bisa menjadi kunci utama bagi kesuksesan bisnis Anda pada era digital. 

 

Cara Kerja Internet of Things

Selanjutnya, kami akan memaparkan tentang cara kerja Internet of Things (IoT). IoT dapat bekerja karena adanya konektivitas antar IoT devices dan cloud. Setelah IoT devices terhubung dengan cloud, data akan mulai dianalisa secara otomatis tanpa perlu campur tangan user secara langsung. Artinya, sistem ini bisa diawasi dan dikelola secara remote sehingga beroperasi secara fleksibel. 

Penting untuk dicatat, data ini hanya bisa diolah jika sudah terhubung dengan cloud saja. Setelah selesai diolah, hasilnya akan divisualisasi dalam berbagai bentuk, seperti e-mail, peringatan, notifikasi. End user pun dapat menggunakan data ini untuk mengambil tindakan selanjutnya atau mengecek sistem secara langsung. 

Ini dia penjelasan singkat dari IoT dan cara kerjanya. Dengan adanya rencana transformasi digital, tak diragukan lagi IoT akan menjadi teknologi kunci yang dipakai di dunia. 

 

Referensi: 

  1. blog.appscrip. Com
  2. Wired.co.uk

Gambar oleh Pete Linforth dari Pixabay

 

Browse blog by tag

Back To Top