sharpnel_content
Cara Cek Kebenaran Berita di Internet, Jangan Sampai Kegocek

News 25 Apr 2022


Cara Cek Kebenaran Berita di Internet, Jangan Sampai Kegocek

Share

Saat melihat informasi ataupun berita di internet, kalian jangan gampang tergocek, ya. Pasalnya, sudah banyak sekali orang yang menjadi korban dari berita hoaks atau bohong di internet. Dengan dimulainya era Society 5.0, kita harus lebih kritis dalam menerima informasi. Maka dari itu, yuk intip cara cek kebenaran berita di internet. 

 

1. Dari Mana Sumbernya? 

Yup, sebelum mempercayai suatu berita, wajib hukumnya untuk mengecek sumbernya. Cari tahu kredibilitas sumber berita tersebut, terutama jika berita yang disampaikan cukup kontroversial. Apakah sumbernya berasal dari website, YouTube channel, portal berita, ataupun blog. 

Anda harus menaruh curiga apabila sumber berita tidak disebutkan. Mengapa? Apabila sumber tidak ada, bagaimana Anda dapat mengecek kebenaran beritanya? 

Ada kalanya, sumber berita sudah disebutkan. Namun, setelah Anda telusuri lebih jauh, sumber berita tersebut masih meragukan. Sebagai contoh, sumber berita adalah website yang baru saja dibuat. Selain itu, Anda patut curiga apabila isi konten website sama sekali tidak berbobot. 

 

2. Adakah Sumber Asli? 

Kini sudah banyak artikel yang mengutip dari sumber lain. Maka dari itu, Anda juga harus turut menelusuri sumber berita sampai ke akarnya. Sebagai contoh, Anda mencari informasi tentang vaksin. Sebuah artikel berbahasa Indonesia mengutip artikel berbahasa Inggris dari media luar negeri. 

Media yang baik pasti akan menautkan tautan sumber berbahasa Inggris. Jika tautan sumber ada,  Anda dapat mengecek kembali isi berita berbahasa Inggris. Apakah isinya sama atau ada fakta yang sudah dipelintir? 

 

3. Apakah Tujuan Perilisan Berita? 

Pernahkan Anda bertanya-tanya, apakah maksud dari perilisan suatu berita atau informasi? Anda dapat mulai belajar kritis pada suatu informasi dengan memikirkan apakah tujuan dari si penulis atau perilis berita. 

Takutnya, ada misi provokasi atau misi terselubung. Jika dapat memprediksi tujuan perilisan berita, Anda tidak akan mudah diadu-domba atau dimanfaatkan orang lain. 

 

4. Apakah Video atau Foto Editan? 

Kemajuan teknologi memungkinkan kita untuk mengecek keaslian suatu video atau foto. Anda dapat memanfaatkan fitur Google Images untuk mengecek apakah suatu foto telah diedit atau belum. Anda harus mencari kata kunci yang relevan dengan foto yang digunakan dalam suatu berita. Lalu, cek apakah Anda melihat foto serupa di Google Images. 

Tidak hanya Google Images, Anda juga dapat memanfaatkan notepad. Silakan unggah foto di notepad. Nantinya, nama software pengolah foto yang terakhir digunakan akan muncul. Apabila nama software tidak ada, artinya foto tersebut sama sekali belum diedit. 

 

5. Perlukah Mencari Referensi Lain? 

Ketika berhadapan pada satu berita atau informasi, Anda perlu mencari referensi lain sebagai pertimbangan lain. Sebagai contoh, Anda menemukan informasi di Instagram tentang vaksin Covid-19 menyebabkan kematian. 

Informasi ini jangan langsung ditelan mentah-mentah. Anda dapat melakukan pengecekan mandiri dengan searching di Google. Anda dapat memakai kata kunci “risiko vaksin Covid-19”. Dari kata kunci ini, Anda akan menemukan puluhan informasi dari berbagai informasi. Silakan gunakan informasi ini sebagai referensi. 

Penting untuk dicatat, tidak semua berita di internet akan mudah untuk dicek kredibilitas dan kebenarannya. Maka dari itu, kita harus lebih jeli dan kritis untuk mengeceknya. 

 

Sumber: M.medcom.id
Fake news photo created by rawpixel.com – www.freepik.com

Browse blog by tag

Back To Top