sharpnel_content
Cara Bijak Menggunakan Twitter

News 24 Nov 2020


Cara Bijak Menggunakan Twitter

Share

Jejaring sosial Twitter masih menjadi andalan masyarakat untuk menyuarakan opini, berbagi cerita dalam bentuk thread, promosi produk, bahkan promosi blog atau website pribadi. Mulai dari artis, aktivis, pejabat negara, hingga rakyat jelata menggunakan Twitter dan bisa saling berkomunikasi di sini.

Melalui Twitter, ada kesempatan bagi opini pribadi atau uneg-uneg Anda untuk didengar orang yang berkuasa karena Anda bisa mention langsung orang yang berkepentingan. Di sini, Twitter memberikan ruang yang sama bagi semua pihak untuk bisa didengar suaranya.

Nah, tak jarang orang-orang sampe adu mulut di Twitter atau sering disebut sebagai perang twit, twit war, dsb. Oleh karena itu, pemerintah melalui UU ITE mengancam siapa saja yang melakukan ujaran kebencian, hate speech, dsb di jejaring sosial termasuk Twitter.

Maka dari itu, bagi Anda yang aktif di Twitter, atau bahkan sedang ingin nyemplung di Twitter, penting untuk mengetahui bagaimana menggunakan Twitter dengan bijak. Mempraktikkan etika-etika dalam ber-Twitter bisa menyelamatkan Anda dari ancaman UU ITE, lho. Yuk, simak cara bijak menggunakan Twitter berikut ini.

1. Jangan bagikan informasi pribadi

Informasi pribadi seperti nama lengkap, KTP, alamat tempat tinggal, tempat tanggal lahir, nomor handphone, nomor rekening, alamat email, masuk dalam kategori informasi berharga. 

Oleh karena itu penting untuk melindungi data-data tersebut agar tidak disalah gunakan orang. Mencantumkan data-data tersebut atau mempostingnya di Twitter merupakan langkah yang tidak bijaksana karena berpotensi dimanfaatkan oknum yang tidak bertanggung jawab.

2. Jangan tweet materi hate speech, SARA, dsb

Seperti yang sudah disebutkan di atas, Twitter dewasa ini berkembang jadi tempat adu opini hingga tak jarang berujung twit war alias perang twit. Tak sedikit yang kemudian diciduk polisi karena kelepasan ngetwit hal-hal yang berbau hate speech (ujaran kebencian), berbaru SARA, dsb.

Kalaupun tweet SARA atau ujaran kebencian Anda tidak berefek di masa sekarang, maka ia bisa berefek di masa depan. Jejak digital itu kejam, orang bisa kemudian mengulik seluruh riwayat twit Anda, mengambil tangkapan layar, lalu menyebarkannya di media sosial.

Maka dari itu, penting untuk selalu berhati-hati dalam menulis twit.

3. Pisahkan akun bisnis dan pribadi

Anda mungkin seorang pribadi yang aktif mengkritik kebijakan-kebijakan pemerintah, tapi di sisi lain Anda juga seorang pebisnis yang menjalankan usaha kecil-kecilan untuk memenuhi kebutuhan hidup.

Untuk ini, pisahkan akun twit bisnis dan akun twit pribadi Anda agar postingan didalamnya tidak saling bercampur dan tumpang tindih.

4. Pakai nama asli

Orang iseng tidak hanya ada di dunia nyata, di dunia maya pun ada. Kalau Anda menggunakan akun twitter dengan nama samaran, dikhawatirkan nantinya akan muncul akun twitter dengan nama asli Anda tapi yang membuat akun tersebut adalah orang iseng. 

Kalau sudah begini, nanti Anda akan kerepotan untuk mengurusnya. Jadi sebaiknya gunakan nama asli Anda, mungkin tidak perlu nama lengkap, tapi cukup kredibel di mata teman-teman Twitter Anda.

5. Jangan asal follow

Kita tidak tahu siapa saja yang bermain Twitter, bisa jadi orang baik, bisa jadi orang jahat. Asal follow orang yang tidak kita kenal, atau tidak ada mutual friend dengan teman-teman di lingkaran kita adalah tindakan yang kurang bijak.

Dikhawatirkan nantinya hal ini akan menimbulkan masalah di kemudian hari, sehingga tidak bijak bila Anda asal follow akun orang.

Sumber: beritateknologi.com

Photo by 🇨🇭 Claudio Schwarz | @purzlbaum on Unsplash

Browse blog by tag

Back To Top