sharpnel_content
BPPT Siap Kembangkan Alat Deteksi Dini COVID-19 Supercanggih!

News 05 Agu 2020


BPPT Siap Kembangkan Alat Deteksi Dini COVID-19 Supercanggih!

Share

Banyak negara yang mulai menggenjot pengembangan alat berteknologi canggih untuk mengatasi COVID-19. Indonesia pun tak mau kalah start dengan menunjuk Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) sebagai ujung tombak pengembangan alat deteksi dini COVID-19. BPPT akan menjadi koordinator dalam program Task Force Riset dan Inovasi Teknologi untuk Penanganan COVID-19 (TFRIC19). 

Rencananya, TFRIC19 ini akan fokus dalam pengembangan lima proyek pengembangan. Kelima proyek yang akan dikembangkan, meliputi Pengembangan Non-PCR Rapid Diagnostic Test, Pengembangan PCR Test Kit, Laboratorium Uji PCR dan Sequencing, serta Penguatan Sistem Informasi dan Aplikasi Kecerdasan Buatan (AI). Selain itu, TFRIC19 juga akan fokus pada Analisis dan Penyusunan Data Whole Genome COVID-19 Origin Orang Indonesia yang terinfeksi dan Penyiapan Sarana Prasarana dan Penyediaan Logistik Kesehatan untuk Penguatan Kemampuan Penanganan COVID-19. 

BPPT Siap Gunakan Kombinasi Machine Learning dan Deep Learning 

Dari kelima proyek pengembangan ini, Penguatan Sistem Informasi dan Aplikasi Kecerdasan Buatan (AI) menjadi proyek yang paling dinanti-nantikan. Nantinya, BPPT akan memanfaatkan teknologi AI yaitu model machine learning dan deep learning untuk mendeteksi infeksi COVID-19 secara cepat. 

Proyek ini akan menciptakan sebuah alat untuk mendeteksi COVID-19 sejak dini dan sanggup mengambil keputusan secara otomatis. Sistem ini dibuat dengan referensi hasil data CT-Scan dan X-Ray pasien negatif dan positif COVID-19. Berbekal data ini, alat deteksi dini COVID-19 dengan kecerdasan buatan (AI) pun akan dibuat. Nantinya, alat mampu mendeteksi jika seseorang terinfeksi COVID-19 atau tidak. 

Dibandingkan dengan cara yang biasa, alat ini tentu lebih praktis dan cepat. Namun, pemerintah berencana memakai alat ini sebagai salah satu pelengkap pengujian COVID-19. Selain alat berteknologi AI, pemerintah juga akan tetap melakukan pengujian PCR dan whole genome sequencing.  

Semoga saja, semua proyek ini dapat berjalan dengan lancar dan sukses. Dengan begitu, Indonesia bisa mengendalikan penyebaran COVID-19 sehingga kurva infeksi akan terus menurun. Bukannya tidak mungkin, alat-alat ini bisa menjadi alat yang berguna dalam menyelesaikan pandemi COVID-19 di dunia. 

 

Sumber: Cnnindoneisa.com

 

Browse blog by tag

Back To Top