sharpnel_content
Bagaimana Peluang 5G di Indonesia?

News 10 Des 2020


Bagaimana Peluang 5G di Indonesia?

Share

Jaringan 5G di Indonesia diprediksikan akan hadir pada tahun 2021. Hal ini dinyatakan oleh Presiden Ericsson Indonesia, Jerry Soper, yang mengungkapkan bahwa sebagian besar operator telah melakukan investasi pada infrastruktur backhaul

Dikutip dari cnnindonesia.com, perusahaan teknologi asal Swedia tersebut yakin bahwa implementasi 5G akan bisa terlaksana di tahun 2021 nanti. Pemerintah bersama dengan operator seluler telah melakukan investasi besar-besaran di fiber optic dan backbone.

Tetapkan Spektrum

Pemerintah kini tengah mencari opsi spektrum 5G yang akan digunakan. Dua spektrum menjadi pilihan utama untuk masa awal implementasi 5G di Indonesia, yaitu spektrum 2.6 GHz dan 3.5 GHz. 

Kemenkominfo (Kementerian Komunikasi dan Informatika) telah menyiapkan frekuensi untuk mendukung 5G di Indonesia. Adapun spektrum frekuensi yang disiapkan mulai dari 600 MHz hingga 6 GHz, terutama di rentang 3,5 GHz dan 4,2 GHz.

Pandemi COVID19 Tak Hambat Pembangunan 5G

Sempat santer terdengar kabar bahwa jaringan 5G merupakan alat untuk menyebarkan virus corona. Akan tetapi, berita ini dibantah oleh Chief Technology Officer Ericsson APAC, Magnus Ewerbring.

Menurutnya, berita-berita tersebut adalah salah dan konyol karena gelombang radio 5G tidak membawa virus biologis.

Johnny G Plate, Menkominfo RI, mengatakan bahwa COVID19 berdampak pada rencana investasi operator seluler kepada jaringan 5G dan IoT (Internet of Things).

Namun begitu, Johnny berharap agar industri bisa menerapkan 5G dan IoT sesuai dengan penyelenggaraan operator seluler. Sementara itu, Indonesia telah melakukan ujicoba 5G di spektrum frekuensi atas.

Referensi: cnnindonesia.com
Technology photo created by freepik – www.freepik.com

Browse blog by tag

Back To Top