sharpnel_content
Apa Itu Kementerian Digital?

News 21 Agu 2020


Apa Itu Kementerian Digital?

Share

Wacana pembentukan kementerian digital sempat santer terdengar pada akhir tahun 2019 silam. Presiden Indonesia, Joko Widodo, sempat mengutarakan keinginannya untuk membentuk Kementerian Ekonomi Digital dan Ekonomi Kreatif (Kementerian Digital). Kala itu, Badan Ekonomi Kreatif akan di-upgrade menjadi Kementerian Ekonomi Digital dan Ekonomi Kreatif. Meskipun impian ini belum terwujud sampai detik ini, keberadaan kementerian digital dinilai perlu saat pandemi COVID-19. 

Mengapa Kementerian Digital Dibutuhkan di Indonesia? 

Mengapa Indonesia membutuhkan adanya kementerian digital? Pada dasarnya ada beberapa alasan kuat untuk melegalkan eksistensi kementerian ini. Alasan kuat untuk membentuk kementerian digital ini berkaitan dengan adanya rencana transformasi digital di Indonesia. Indonesia bersama dengan negara ASEAN telah merajut kerja sama dengan Jepang untuk melakukan transformasi digital. 

Transformasi digital diyakini sebagai kunci sukses untuk memulihkan perekonomian negara yang lemah karena pandemi COVID-19. Dengan begitu, negara membutuhkan lembaga khusus untuk mengawasi program ini agar bisa berjalan dengan mulus. 

Selain itu, pengguna internet di Indonesia juga meningkat pesat. Sebelum adanya pandemi, pengguna internet di Indonesia sudah mencapai ratusan juta pengguna. Jumlah ini sudah pasti meningkat pesat selama pandemi COVID-19 karena adanya pembatasan aktivitas berskala besar. 

Peningkatan pengguna internet ini tentu saja dibarengi dengan meningkatnya kejahatan di internet. Jika tidak diawasi dengan baik, pengguna internet di Indonesia berada dalam bahaya. Mulai dari anak-anak yang bisa mengakses situs pornografi sampai ancaman kejahatan siber. 

Oleh karena itu, kementerian digital diyakini bisa menjadi lembaga yang melakukan tindakan preventif agar hal-hal buruk ini tidak terjadi. Namun, bukankah Indonesia sudah memiliki Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) yang dapat meng-cover tugas ini? 

Saat ini, Kominfo dinilai overwork karena harus menangani banyak tugas, seperti mengurus tata kelola internet, pemblokiran situs-situs ilegal, sampai mendukung perkembangan perusahaan rintisan. Dengan beban kerja yang tinggi, Kominfo tentu tidak bisa fokus pada setiap bidang yang harus dikelolanya. 

Tugas Kementerian Digital

Lalu, apa fungsi utama dari kementerian digital ini jika suatu saat nanti dibentuk? Nantinya, kementerian digital ini memiliki tugas untuk memudahkan perizinan pembukaan perusahaan startup (perusahaan rintisan) di Indonesia. Dikutip dari Liputan6.com, saat ini Fintech harus menghadapi sekitar 15 lembaga untuk mengajukan perizinan. Ke depannya, mereka hanya perlu untuk mengurus perizinan di satu kementerian saja.

Selain itu, perusahaan startup juga dapat memperoleh perizinan dengan cepat dan biaya yang murah. Nantinya, kementerian ini juga bisa lebih fokus dalam membantu perkembangan perusahaan rintisan di Indonesia. Pasalnya, negara sudah menyiapkan insentif untuk pengembangan perusahaan startup. Jika dikelola oleh badan khusus, pemberian insentif ini bisa diawasi secara intensif. 

Dengan memudahkan proses perizinan, jumlah perusahaan rintisan akan makin makin banyak pada masa mendatang. Kondisi ini tentu akan memberikan efek positif pada perekonomian Indonesia. Konon, Indonesia bisa mendapatkan keuntungan besar dari bisnis digital pada tahun-tahun mendatang. Saat ini negara Thailand, Tiongkok, dan Prancis sudah memiliki kementerian digital, lalu kapan untuk Indonesia? 

Browse blog by tag

Back To Top