sharpnel_content
Apa Itu Full Stack Developer?

News 18 Okt 2021


Apa Itu Full Stack Developer?

Share

Dalam dunia software development kita mengenal seorang full stack developer. Apa itu full stack developer?

Secara singkat, full stack developer adalah developer yang merangkap beberapa tugas sekaligus. Umumnya mereka dikenal familiar dan fleksibel untuk mengerjakan tugas-tugas dalam front end development dan back end development.

Front end development adalah pengembangan website dari sisi client, sementara back end development adalah pengembangan website dari sisi server. Developer-nya biasa disebut sebagai front end developer dan back end developer.

Dalam sebuah perusahaan IT profesional, perusahaan akan membagi karyawan ke dalam spesialisasi masing-masing, yaitu front end developer dan back end developer. Tapi, dalam beberapa kasus ada juga yang dipekerjakan sebagai full stack developer, artinya developer tersebut fleksibel untuk diberi tugas front end maupun back end.

Skill seorang Full Stack Developer

Full Stack Developer sekarang ini banyak dicari oleh perusahaan sehingga tingkat persaingan cukup ketat karena banyak programmer yang ingin menempati posisi ini. Untuk menjadi seorang full stack developer ada beberapa skill yang harus dikuasai. Berikut adalah skill yang harus dikuasai jika Anda ingin menjadi seorang full stack developer.

(1) Menguasai Bahasa Pemrograman Back End dan Front End

Untuk menjadi seorang full stack developer tentunya tidak mudah, karena mereka berkutat di dua tipe pengembangan sekaligus. Seorang full stack developer harus paham bahasa-bahasa pemrograman back end seperti PHP, .NET, Java, Phyton, Ruby, dsb, sekaligus juga menguasai bahasa-bahasa yang digunakan dalam front end seperti HTML, JavaScript, CSS, dsb.

(2) Logika untuk Back End, Taste Design untuk Front End

Back End development berkutat pada fungsional website, bagaimana mesin di belakang layar bekerja. Maka dari itu, dibutuhkan logika yang kuat pada back end development.

Di sisi lain front end development berkutat pada tampilan antarmuka website, maka dari itu seorang front end developer setidaknya harus punya taste dalam desain, menyukai kerapian dan keindahan agar tampilan muka website bagus.

Kalau Anda ingin jadi seorang full stack developer, Anda harus memiliki karakteristik tersebut di atas.

(3) Paham Desain UI/UX

UI/UX masih berhubungan erat dengan front-end. UI mengacu pada user interface (tampilan antarmuka), sementara UX mengacu pada user experience (pengalaman pengguna). Jika digabungkan, UI/UX kurang lebih berarti membuat tampilan antarmuka yang bagus sekaligus memberikan pengalaman pengguna yang baik.

Keberhasilan produk yang dibuat, entah itu website maupun aplikasi, akan bergantung pada UI dan UX nya. Artinya, produk Anda harus menarik tampilannya dan bisa digunakan dengan mudah oleh user (user-friendly).

Nah, seorang full stack developer juga dituntut untuk menguasai UI dan UX agar bisa mengembangkan website dan aplikasi yang berguna bagi banyak orang. Anda harus paham prinsip dasar dalam desain prototipe, menguasai HTML5, CSS3, dan mampu bekerja dengan beragam jenis library.

(4) Paham Database

Seorang full stack developer juga dituntut untuk bisa memahami database dan bagaimana menggunakannya, terutama database yang jumlahnya besar. Kurang lebih Anda harus memahami apa itu MySQL, MongoDB, Redis, Oracle, serta tahu kapan harus menggunakan opsi database yang mana.

Soft Skill Wajib Bagi Full Stack Developer

Selain menguasai banyak hardskill seperti yang sudah disebutkan di atas, seorang full stack developer juga wajib memiliki softskill untuk mempermudah pekerjaan, terutama pekerjaan dalam tim.

Softskill tersebut misalnya, kemampuan berpikir kritis, kemampuan berkomunikasi yang baik, kemampuan bekerja dalam tim, mau terus belajar dan meng-upgrade pengetahuan dan keterampilan, serta senantiasa update terhadap teknologi terbaru.

Referensi: www.dicoding.com
Phone photo created by wayhomestudio – www.freepik.com

Browse blog by tag

Back To Top