sharpnel_content
Apa Bahaya Pencurian Data bagi Pengguna?

News 30 Okt 2020


Apa Bahaya Pencurian Data bagi Pengguna?

Share

Sekalipun jumlah pengguna internet dari tahun ke tahun terus meningkat, banyak orang yang belum tahu betul bahaya pencurian data. Terlebih lagi jika Anda yang membuka akun di beberapa tempat dengan informasi kartu debit atau kredit di dalamnya. Anda dituntut untuk lebih waspada lagi! 

Memang, seberapa fatal pencurian data ini sehingga kita harus lebih waspada? Saat terjadi pencurian atau pembobolan sandi, sebenarnya apa yang terjadi di balik layar? Pencurian data pengguna ini bisa memberikan banyak dampak negatif bagi pengguna, lho. Jenis kerugiannya pun tergantung dari data apa yang dicuri. 

 

Bahaya Pencurian Data, Pencurian Sandi sampai Pencurian Saldo

Ada beberapa jenis data yang sering menjadi sasaran empuk pencurian, yaitu nama, no KTP, nomor ponsel, alamat email, dan lainnya. Jika jatuh ke orang yang salah, informasi credential ini dapat digunakan untuk mengambil One Time Password atau membobol sandi Anda. 

Setelah bocor, Anda bisa kehilangan kendali pada akun-akun Anda, seperti akun e-commerce, sosmed, dompet digital, email, dan lainnya. Ada satu contoh kasus sederhana yang sering terjadi di sosmed. Jika Anda tanpa sengaja mengklik tautan yang tidak jelas pengirimnya, tiba-tiba akun sosmed Anda dapat mengirim pesan spam ke orang lain tanpa sepengetahuan Anda. 

Pada kasus yang lebih parah, data diri Anda ini dapat digunakan untuk melakukan penipuan. Andaikata akses ke email atau nomor ponsel berhasil dicuri, penjahat siber dapat menghubungi teman-teman atau keluarga Anda. Nantinya, mereka dapat berpura-pura sebagai Anda dapat meminta uang karena mengalami kecelakaan atau sedang bermasalah dengan polisi. 

Lebih berbahaya lagi, jika mereka memiliki akses ke akun e-commerce atau dompet digital seseorang karena saldo dapat dicuri! Nah, mengingat betapa berbahayanya pencurian data ini, tidak ada salahnya untuk lebih waspada. Dengan lebih waspada, Anda akan terhindar dari ancaman penipuan dan pencurian.  

Terpenting, saat Anda menerima pesan SMS memenangkan undian ataupun penawaran pinjaman online, jangan langsung mengklik tautan tersebut. Takutnya, pesan tersebut adalah suatu modus penipuan ataupun pencurian data diri. 

 

Sumber: inet.detik.com

Computer photo created by jcomp – www.freepik.com

 

Browse blog by tag

Back To Top