sharpnel_content
7 Startup Digital Siap Dukung Transformasi Digital UMKM Sektor Pangan

News 21 Agu 2020


7 Startup Digital Siap Dukung Transformasi Digital UMKM Sektor Pangan

Share

Pemerintah menanggapi rencana transformasi digital secara serius dengan menargetkan digitalisasi di Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) pada sektor pangan. Hal ini menindaklanjuti dari prediksi FAO (Food and Agriculture Organization) bahwa Indonesia akan mengalami krisis pangan pada masa mendatang. Oleh karena itu, transformasi digital UMKM sektor pangan harus segera dilakukan. 

Sebenarnya, 99% dari total usaha Indonesia didominasi oleh UMKM.  Namun, dari 10 juta pelaku bisnis UMKM yang ada hanya sedikit saja yang menggeluti sektor pangan. Karena alasan ini, Kementerian Koperasi dan UMKM pun menggandeng tujuh startup digital untuk meningkatkan produktivitas UMKM. 

Tak sembarang startup digital, ketujuh startup yang dipilih merupakan UMKM bergerak pada sektor pangan. Pada pertemuan ini, Kementerian Koperasi dan UMKM beserta CEO startup akan membahas program sosialisasi dan pelatihan untuk UMKM. 

Program ini meliputi Digitalisasi UMKM Pelatihan SDM KUMKM, Teknologi Pembiayaan, dan Digital Marketing. Ke depannya, UMKM akan mendapatkan dukungan dari segi pembiayaan dan pelatihan dari UMKM mitra. Program ini dirasa tepat sasaran menengok kondisi pelaku UMKM Indonesia yang sering terkendala masalah modal. 

7 Startup Digital Menjadi Mitra Transformasi Digital UMKM di Indonesia

Lantas, startup digital apa sajakah yang terlibat dalam kerja sama ini? Ketujuh startup ini, yaitu Ekosis, Sayur Box, Tanihub, hara, Alami, Aruna, dan Modal Rakyat. Dengan menjalin kerja sama dengan startup ini, pemerintah mengharapkan UMKM sektor pangan dapat terhubung ke digital. Jika semua sudah terhubung ke digital, pasokan produk UMKM secara nasional akan terpenuhi dan berjalan dengan cepat. 

UMKM yang bergerak di bidang pertanian, perikanan, dan perkebunan dapat memasarkan produknya lebih mudah. Meskipun produksi mereka masih berskala kecil, tetapi mereka dipastikan dapat memasuki ranah bisnis. Dengan cara ini, kesejahteraan UMKM akan meningkat dan Indonesia akan memiliki ketahanan pangan yang kukuh.

Untuk gambaran ringkasnya, pemerintah nantinya hanya akan menjadi bagian pendukung sistem semata. Namun, untuk proses bisnisnya 100% dari UMKM sendiri. Mereka diharapkan dapat saling berkolaborasi dengan UMKM lain dalam pemanfaatan teknologi digital, baik aplikasi maupun market digital. 

Perwakilan dari tujuh mitra UMKM ini, Astri Purnama Sari dari Tanihub siap mendampingi dan menjembatani UMKM sektor pertanian dengan pasar secara langsung. Astri mengharapkan agar petani Indonesia bisa menjadi tuan rumah di negaranya sendiri. Caranya adalah dengan mengganti cara-cara konvensional ke digital sehingga prosesnya lebih cepat. 

Sumber: Nasional.tempo.co

Browse blog by tag

Back To Top