sharpnel_content
6 Profesi yang Tidak Dapat Digantikan Robot

News 08 Feb 2021


6 Profesi yang Tidak Dapat Digantikan Robot

Share

Kami sempat mengulas mengenai 10 Profesi yang akan Digantikan Robot di masa depan. Supaya lebih adil, kami juga akan mengulas mengenai profesi-profesi yang tidak dapat digantikan robot. Barangkali, anda berminat untuk menjajal profesi-profesi ini nantinya?

Langsung saja mari kita lihat 6 profesi yang tidak dapat digantikan oleh robot.

1. Penulis

Untuk menjadi seorang penulis, dibutuhkan ide-ide segar setiap harinya. Ide-ide ini datang dari pikiran dan dipengaruhi oleh perasaan, pengalaman, imajinasi, dan bahan bacaan. Penulis memproses semua hal tersebut dan memproduksinya kembali menjadi sebuah ide baru, lalu dituangkan dalam sebuah karya menjadi blog, buku, naskah drama, maupun film.

Robot mungkin saja diprogram untuk bisa membuat tulisan berdasarkan data judul dan pedoman penulisan, tapi orisinalitas karya diragukan akan sehebat buatan penulis manusia.

2. Editor

Tugas editor sekarang ini jauh lebih ringan dengan adanya bantuan software-software proofreading yang akan otomatis mendeteksi kesalahan tata Bahasa maupun tanda baca. Software proofreading dengan teknologi AI bahkan mampu mendeteksi kejelasan, akurasi, kelengkapan, hingga orisinalitas materi yang ditulis.

Akan tetapi, peran editor masih belum bisa sepenuhnya digantikan oleh robot. Editor bisa memperhalus cara bertutur yang tidak akan bisa dilakukan oleh robot paling pintar sekalipun.

3. Desainer grafis

Desainer grafis merupakan profesi yang membutuhkan tingkat kreativitas tinggi. Hasil karya desainer grafis merupakan hasil dari buah pikiran manusia yang juga dipengaruhi oleh pikiran dan perasaan. Seorang desainer grafis bahkan harus memiliki bakat seni yang dikombinasikan dengan kemampuan teknis seperti memainkan software-software desain untuk menciptakan karya.

Sehingga, sulit untuk menggantikan peran desainer grafis dengan robot. Robot AI mungkin bisa diprogram untuk menghasilkan sebuah desain akan tetapi orisinalitas dan karakter desain tak akan bisa sebaik seorang desainer grafis manusia.

4. Guru

Meskipun katanya belajar bisa darimana saja, termasuk YouTube dan video-video pembelajaran, seorang murid tetap membutuhkan seorang guru. Peran seorang guru tak bisa digantikan begitu saja oleh robot. Guru berperan untuk mengajar, membimbing, dan mendidik murid sehingga diperlukan empati dan kesabaran agar murid bisa memahami pelajaran dengan baik.

5. Dokter

AI memang sudah sering digunakan di dunia medis dan penggunaannya pun beragam. Akan tetapi, AI dan robot belum bisa sepenuhnya menggantikan peran seorang dokter. Dokter mampu mengenali emosi manusia sehingga penanganan yang lebih tepat bisa diberikan. 

6. Software Developer

Software developer menghabiskan banyak waktu untuk mempelajari hal-hal teknis, meningkatkan kemampuan, serta memperkaya pengalaman. Semua itu dilakukan agar mereka bisa membuat aplikasi, software, dan situs web yang selalu berubah-ubah dan disesuaikan dengan kebutuhan. Kemampuan ini tidak dimiliki oleh robot, sehingga peran software developer masih relatif aman.

Apakah anda tertarik menjadi seorang software developer? Jika tertarik, anda sebaiknya belajar mulai sekarang karena kesempatan dan peluang karir yang besar menanti anda. Apalagi dengan rencana besar Indonesia yaitu revolusi industri 4.0, berkarir sebagai software developer menjanjikan sekali. Anda bisa bergabung dengan tim IT kami dan belajar banyak hal. Kunjungi laman karier di AsiaQuest Indonesia untuk mengetahui posisi yang sedang buka.

Sumber: prakerja.co.id

Photo by Photos Hobby on Unsplash

Browse blog by tag

Back To Top