sharpnel_content
5 Profesi IT yang Paling Dicari di Indonesia sampai 2025!

News 21 Apr 2021


5 Profesi IT yang Paling Dicari di Indonesia sampai 2025!

Share

Apabila Anda menaruh minat pada dunia IT, sekarang adalah saat yang tepat untuk membangun karier dalam bidang ini. Dikutip dari Techno.okezone.com, hasil riset Amazon Web Services menyebutkan bahwa Indonesia membutuhkan pekerja digital mencapai 110 juta orang hingga tahun 2025. Namun, kuota ini baru terisi sebesar 19 persennya saja. Artinya, ada kuota sebesar 81 persen yang dapat Anda isi hingga lima tahun ke depan. 

Berkaitan dengan fenomena ini, kami pun sudah memilih 5 profesi IT paling dicari di Indonesia sampai 2025. Tidak hanya banyak diburu perusahaan, profesi ini juga menawarkan gaji yang menjanjikan. Kalau sudah soal gaji begini, siapa yang bisa menolak? 

 

(5) UI/UX Designer 

Pada era digitalisasi, para perusahaan berlomba-lomba untuk merebut hati pelanggan. Mengingat ladang persaingan ini adalah online platform, pebisnis harus menemukan ramuan yang tepat agar konsumen nyaman berbelanja dan di sinilah UI/UX designer dibutuhkan. Profesi ini akan membantu developer merancang platform yang user friendly

Apabila konsumen merasa nyaman, mereka pasti akan rajin berbelanja di platform Anda. Selain itu, mereka juga akan jauh lebih mudah untuk menemukan produk atau jasa yang dicari. Dengan posisi sevital ini, profesi UI/UX designer akan terus dicari perusahaan. 

 

(4) Game Developer 

Game menjadi salah satu hiburan penghilang jenuh saat menghabiskan waktu di rumah selama pandemi COVID-19. Tak ayal, perusahaan pengembang game pun kebanjiran cuan selama pandemi berlangsung, terlebih lagi pengembang mobile game. Sebagai catatan, pengguna smartphone di Indonesia mencapai 100 juta pengguna sehingga menjadi sasaran empuk penggembang game

Lalu, peluang apakah yang bisa kita lihat dari kondisi ini? Makin banyak pengguna smartphone, makin banyak orang yang dapat mereka jaring untuk menjadi konsumen. Peningkatan pengguna ini membuat pengembangan game makin dinamis. Untuk bisa memenuhi ekspektasi pengguna, perusahaan membutuhkan game developer bertalenta dan tahu perkembangan tren! 

 

(3) Software Developer

Jika kedua profesi di atas masih terdengar kurang lazim di telinga, Anda pasti sudah tidak asing lagi dengan profesi software developer, bukan? Yup, software developer adalah seseorang yang bertugas untuk menciptakan serta mengembangkan software pada komputer. 

Peningkatan kebutuhan software developer dirasa sangat rasional. Sekarang coba lihat di sekeliling Anda. Berapa banyak orang yang sedang menggunakan laptop ataupun gadget? Dengan peningkatan pengguna, pengembang perangkat lunak juga makin dibutuhkan. Dengan bantuan software developer, proses digitalisasi bisa berjalan dengan mulus. 

 

(2) Cyber Security Engineer 

Satu lagi profesi IT dengan gaji selangit yang bisa Anda incar yakni cyber security engineer. Dengan meningkatnya jumlah pengguna internet, kejahatan siber pun makin merajalela. Menurut laporan Tekno.kompas.com, kejahatan siber di Indonesia meningkat sebanyak empat kali lipat selama pandemi COVID-19. 

Maka dari itu, cyber security engineer sangat dibutuhkan instansi atau perusahaan untuk menjaga agar data perusahaan di server tidak bocor atau dicuri. Saat WFH diterapkan, semua data akan disimpan di cloud agar dapat diakses karyawan di mana pun mereka berada. 

Jika tidak dijaga oleh cyber security engineer, data perusahaan ini bisa dicuri dan disalahgunakan pihak ketiga. Lalu, berapa gaji cyber security engineer? Menurut data di Amerika, gaji profesi ini bisa mencapai 120,000 dollar per tahun! 

 

(1) Cloud Architect

Komputasi awan atau cloud adalah salah satu teknologi andalan yang digunakan pada transformasi digital. Indonesia yang baru saja memulai transformasi digital tentu sangat membutuhkan pekerja digital yang ahli dalam bidang cloud. Jadi, tidak mengherankan apabila profesi cloud architect begitu diburu perekrut. 

Apakah tugas cloud architect? Cloud architect bertugas untuk mengubah persyaratan teknis proyek menjadi bentuk desain dan arsitektur. Nantinya, hasil desain dan arsitektur ini akan dijadikan panduan untuk mengerjakan proyek sampai selesai. Saat melihat jobdesk profesi ini, rasa-rasanya bukan profesi yang sulit. 

Jangan salah, untuk bisa mengisi posisi ini, Anda harus memiliki empat kemampuan, yaitu penguasaan bahasa pemrograman, networking, keamanan, dan sistem operasi. Dengan syarat sesulit ini, tidak mengherankan apabila seorang cloud architect di Amerika akan mengantongi gaji sebesar 128,418 dollar per tahun (sekitar Rp1,8 miliar) atau Rp150 juta per bulan. Angka ini tentu berbeda dengan di Indonesia. 

Jika sampai saat ini Anda masih kesulitan untuk menentukan karier yang ingin digeluti, kelima profesi di atas bisa dijadikan pertimbangan. Gaji memanglah penting, tetapi tidak ada yang lebih beruntung di dunia ini selain mereka yang dapat bekerja pada bidang yang dicintainya. 

 

Sumber: 

  1. Cloudacademy.com
  2. Techno.okezone.com
  3. Tekno.kompas.com

Photo by Christina Morillo from Pexels

Browse blog by tag

Back To Top