sharpnel_content
5 Jenis Online Advertising

News 16 Apr 2021


5 Jenis Online Advertising

Share

Ada banyak jenis online advertising yang sekarang ini digunakan. Apakah Anda mengenali jenis-jenis online advertising yang ada saat ini?

Kalau Anda adalah seorang pebisnis, Anda tak boleh melewatkan online advertising karena kemampuannya untuk meningkatkan sales hingga berkali lipat. 

Berikut ini kami lampirkan 5 jenis online advertising yang dikenal di dunia.

 

1. Display ads

 

Pada awal kemunculan online advertising, hanya ada display ads. Display ads merupakan jenis iklan visual yang muncul di website lain yang berhubungan dengan konten atau layanan Anda.

Pada perjalanannya, display ads berkembang pesat dari sekedar memasang banner. Sekarang ini Anda bisa melihat display ads dalam bentuk-bentuk berikut:

  1. Static Images: merupakan banner basic yang umumnya berbentuk kotak dan muncul di sekitar konten.
  2. Text: teks yang dibuat menggunakan algoritma agar isinya relevan dengan konten yang ada di sekitarnya.
  3. Floating banners: banner yang bergerak di layar atau mengambang di atas konten reguler.
  4. Wallpaper: wallpaper muncul dan mengubah background website, ia mengisi keseluruhan halaman.
  5. Popup ads: pop ups memunculkan sebuah jendela baru di depan konten, bila jendela baru tersebut diklik, maka akan memunculkan iklan secara penuh sehingga pengunjung bisa melihat keseluruhan iklan.
  6. Flash: iklan bergerak yang menampilkan konten berbeda ke pengunjung.
  7. Video: iklan video dalam kotak kecil, durasi pendek, dan otomatis akan memutar video, pengunjung bisa memutar atau mematikan video ads tersebut.

Tarif display ads biasanya amat terjangkau, terutama bila Anda mengontak situs lain secara langsung. Tarif yang dipasang tiap-tiap situs akan berbeda-beda. Kalau Anda ingin beriklan melalui situs marketing, maka tarif yang dipasang adalah tarif dasar.

Situs pihak ketiga seperti Google Display Network memungkinkan pengguna memasang target berdasarkan demografi, geografi, kontekstual, dan/atau perilaku pengguna.

 

2. Social Media Ads

 

Social media ads merupakan salah satu jenis online advertising yang sangat efektif dan efisien. Anda bisa memasang bentul-bentuk iklan apapun pada platform sosial media misalnya banner sederhana, foto, hingga video autoplay.

Social media ads bisa menjadi penyelamat Anda yang ingin sukses dalam berbisnis secara online. Ia pun mudah digunakan, Anda bisa mengatur sendiri target pengunjung berdasarkan usia, daerah, minat, latar belakang Pendidikan, dsb.

Social media ads terdiri dari dua jenis, yaitu:

  1. Organic: organic artinya Anda menarik pengunjung berdasarkan apa yang Anda bagikan di laman sosial media. Biasanya ia hanya muncul di feed teman-teman Anda di sosial media. Organic sangat bagus untuk Anda yang ingin menciptakan loyalty di antara follower atau teman Anda di sosial media.
  2. Paid: jika Anda menggunakan paid ads, artinya sosial media platform akan mengiklankan post Anda di feed pengguna sosial media lain yang bahkan bukan teman atau follower Anda. Paid ads bisa membantu Anda menjangkau orang-orang dengan kriteria tertentu. Misalnya, iklan susu ibu hamil diperuntukkan pengguna sosial media yang memang adalah ibu hamil.

Contoh platform sosial media ads: Facebook, Twitter, Linkedin, Instagram, dsb.

 

3. Search Engine Marketing

 

Kami pernah mengulas secara singkat mengenai Search Engine Marketing dalam artikel kami yang berjudul Kupas Materi SEO Dan SEM. SEM merupakan Andalan dari para pebisnis saat ini yang ingin mendulang sales secara lebih cepat dalam waktu relatif singkat.

SEM bekerja dengan melelang keywords. Anda dan pebisnis-pebisnis lain akan menawar keyword supaya website Anda bisa mendapatkan ranking lebih baik di SERP (Search Engine Result Page).

Ada dua tipe paid ads dalam SEM yaitu:

PPC, ciri PPC ads:

  1. Anda menawar keywords dan hasilnya akan terlihat di rank paling atas SERP tergantung nilai penawaran yang Anda buat.
  2. Anda hanya akan dikenakan biaya ketika user melakukan klik di ad.

CPM, ciri CPM ads:

  1. Tarif flat per 1000 impressions
  2. Mudah menentukan budget dengan jaminan konten Anda akan diiklankan di SERP
  3. Kalau tidak ada yang ngeklik ads, Anda tetap bayar.

Kalau Anda ingin trafik bagus dengan biaya Rp 0 alias gratis, maka Anda harus menggunakan SEO. Baca ulasan kami mengenai SEO di artikel Memahami Content Marketing Dan SEO.

Tapi kalau Anda bersikukuh ingin merasakan bagaimana proses lelang keyword di SEM, maka Anda harus berkenalan dengan platform SEM terbaik saat ini, yaitu Google Adwords.

Platform Google Adwords bisa membantu Anda membuat kampanye promosi yang lebih tertarget.

 

4. Native Advertising

 

Kalau Anda membaca artikel dan di bawahnya Anda menemukan list artikel dengan tulisan ‘sponsored/powered by…’ maka bisa dibilang itu adalah bentuk native advertising

Native advertising juga disukai pebisnis karena karakteristik iklan yang menyerupai konten reguler, sehingga users tidak merasa terganggu dengan keberadaan iklan promosi tersebut.

Untuk mengetahui lebih detil mengenai Native Ads, silakan baca ulasan kami di artikel Pengertian Native Advertising.

 

5. Video Ads

 

Iklan berbasis video yang paling terkenal dan populer mungkin YouTube Ads, tapi ternyata ada banyak tipe dan format yang berbeda untuk video ads.

Buat video promosi semenarik mungkin dan kemudian iklankan di beberapa platform seperti YouTube/Google, Facebook, Twitter, Vimeo, Brightroll, YuMe, Hulu, AOL, dan masih banyak lagi lainnya.

Nah itu dia 5 contoh online advertising/iklan online yang bisa membantu Anda mendulang pendapatan/sales. Apakah anda berencana mendulang sukses melalui platform digital? Hubungi AsiaQuest Indonesia untuk informasi tentang dunia digital dan online marketing!

Referensi:

adskills.com
Photo by NeONBRAND on Unsplash

Browse blog by tag

Back To Top