sharpnel_content
Memahami SEO On Page dan Off Page

Blog 25 Jan 2021


Memahami SEO On Page dan Off Page

SEO
Share

Dalam dunia SEO, dikenal dua tipe SEO yaitu SEO On Page dan Off Page. Kedua jenis SEO ini sama-sama penting sehingga rasanya kurang jika kami tidak mengulasnya. Untuk itu, mari kita memahami apa yang disebut sebagai SEO On Page dan Off Page.

SEO On Page

SEO On Page merupakan langkah untuk mengoptimasi website yang prosesnya dilakukan di website Anda sendiri. SEO On Page kurang lebih meliputi hal-hal internal misalnya konten yang berkualitas, dan tidak lagi bergantung pada banyaknya keyword yang ada dalam satu halaman.

SEO On Page pada dasarnya meliputi hal-hal berikut ini:

  1. Konten yang bermanfaat untuk pengunjung
  2. Navigasi website yang baik supaya memudahkan pengunjung
  3. Pengunjung betah di website Anda, kurang lebih ini terangkum dalam engagement
  4. Website mudah dimengerti oleh mesin pencari seperti Google, kurang lebih indexing

Google akan menilai website Anda dari empat poin di atas. Anda bisa melihat berapa persen angka bounce rate untuk mengetahui bagus tidaknya website Anda. Semakin kecil angka bounce rate, artinya semakin sedikit pengunjung yang melakukan exit, yang artinya pengunjung betah berlama-lama di website Anda. Itu artinya pula, website Anda mungkin punya konten yang bermanfaat untuk pengunjung, navigasi bagus, dsb.

Untuk meningkatkan kualitas SEO On Page, ada beberapa komponen yang harus Anda perhatikan, misalnya:

1.Meta description

Tuliskan deskripsi meta dengan baik sesuai dengan kaidah SEO, misal dengan memasukkan keyword target di meta description, deskripsi tidak boleh terlalu panjang, dsb.

2. URL title 

Perhatikan url title, sebaiknya url title tidak terlalu panjang dan usahakan mengandung keyword juga.

3. Alt text untuk gambar

Alt text untuk gambar juga penting, sehingga usahakan untuk selalu mengisi alt text untuk setiap gambar yang ada di halaman website.

4. Tag title

Isikan tag title sesuai kaidah, jangan terlalu panjang dan mengandung keyword, dan yang pasti tag title harus berhubungan dengan isi halaman.

5. Internal link

Isikan internal link pada setiap konten. Internal link ini merupakan link ke halaman lain di website Anda.

6. Site speed

Kecepatan situs juga penting, bayangkan kalau konten Anda bagus-bagus tapi kecepatan situs jeblok. Sebelum page terbuka seluruhnya, bisa-bisa pengunjung Anda kabur karena tak mau menunggu lama.

Keenam komponen di atas harus Anda maksimalkan agar dihasilkan SEO on page yang baik pula. 

SEO Off-Page

Berkebalikan dari SEO On Page, SEO Off Page merupakan teknik untuk mengoptimasi yang dilakukan dari luar website. Salah satu contoh tindakan optimasi SEO Off Page misalnya, Anda memberikan tautan/link dari website lain ke website Anda. Kadangkala kita sebut sebagai backlink.

Semakin banyak website luar yang menaruh link menuju website Anda, maka Google akan menilai bahwa website Anda bermanfaat bagi banyak orang dan akan menaikkan rank di Google Search. Perlu diperhatikan bahwa backlink yang dihasilkan haruslah yang berkualitas. Artinya bukan link yang Anda taruh secara massive dan sengaja yang malah bisa terdeteksi sebagai spamming.

Pada dasarnya, SEO On Page adalah segala hal yang dilakukan untuk membuat situs Anda terlihat bagus dan menarik, serta berkualitas. Sementara itu, di sisi lain, SEO Off Page berperan dalam menaikkan kredibilitas situs Anda dari banyaknya backlink. Jika Anda berhasil mengoptimalkan SEO On Page dan SEO Off Page, maka nilai website Anda akan semakin baik di mata Google dan akan menaikkan ranking situs Anda.

Referensi:

Photo by Myriam Jessier on Unsplash

Browse blog by tag

Back To Top