sharpnel_content
Fakta-fakta ChromeOS, Pesaing Windows OS dan MacOs

Blog 16 Nov 2020


Fakta-fakta ChromeOS, Pesaing Windows OS dan MacOs

Share

Selama ini sistem operasi (operating system) yang dikenal luas adalah Windows OS dan MacOs. Padahal, sang raksasa mesin pencarian dunia, Google, telah lama meluncurkan sistem operasi mereka sendiri, yaitu ChromeOs.

Apa itu ChromeOS dan bagaimana performanya, mari kita lihat lebih jelas dengan ulasan berikut ini.

1. ChromeOS berbasis Open Source

Di dunia sistem operasi open source, kita mengenal Linux. ChromeOS besutan Google juga mengadopsi konsep open source dan ia memang berbasis Linux, karena inilah ChromeOS dikenal sangat ringan. ChromeOs versi stabil diluncurkan sejak tahun 2010. 

Tampilan antarmuka ChromeOS sangat identik dengan browser Chrome. Anda yang sehari-hari berselancar di internet pasti tidak akan kesulitan karena terbiasa dengan browser chrome.

ChromeOS hanya bisa dijalankan pada perangkat khusus, yaitu laptop Chromebook. Saat ini laptop Chromebook telah tersedia di pasaran dengan berbagai merk.

2. Boot sangat cepat

Berbeda dengan OS biasa yang biasanya membutuhkan waktu untuk booting, ChromeOS hanya butuh beberapa detik saja. Semua ini berkat sistem yang sangat sederhana dan ringan sehingga booting tidak butuh waktu lama.

Bahkan ada yang bilang kecepatan booting ChromeOS seperti ketika kita menghidupkan TV.

3. Aman dari Virus

Tak seperti WindowsOS yang rawan terkena virus, ChromeOS ini disebut-sebut sulit terkena virus ataupun malware. Keamanan pada ChromeOs akan selalu diupdate secara otomatis sehingga ia lebih aman dari virus maupun malware.

4. Akses ke PlayStore via laptop

Biasanya kita hanya bisa mengakses PlayStore via smartphone android dan tablet, tapi dengan ChromeOS dan Chromebook, kita bisa mengakses PlayStore. Jadi, aplikasi yang Anda unduh dari PlayStore di smartphone, bisa dijalankan di Chromebook dengan Chrome OS.

5. Murah

ChromeOS merupakan open source sehingga ia gratis untuk digunakan. ChromeOS dirancang untuk penggunaan sederhana seperti browsing dan menjalankan aplikasi android, maka dari itu ia tidak membutuhkan aplikasi-aplikasi canggih yang berbayar dan mahal.

6. Berbasis Cloud

ChromeOS dirancang untuk sebanyak mungkin berbasis Cloud. Anda bisa menikmati semua produk dan layanan Google yang berbasis Cloud seperti Google Docs, Google Drive, Spreadsheet, Google Photos. Ini artinya, untuk mengakses semua data di Cloud Google, Anda harus terhubung dengan internet.

7. Ringan

ChromeOS membutuhkan perangkat keras khusus yang biasa disebut Chromebook. Chromebook biasanya sangat ringan karena tidak membutuhkan spesifikasi tinggi sebagai akibat kesederhanaan ChromeOS itu sendiri.

8. Baterai tahan lama

Perangkat Chromebook umumnya memiliki daya tahan baterai yang lama karena ChromeOS yang sangat sederhana dan tidak membutuhkan banyak daya.

Bila melihat fitur-fitur yang ditawarkan, mampukah ChromeOS menjadi pesaing Windows OS dan MacOS. Jawabannya tergantung pada kebutuhan Anda sendiri. Seperti yang disebutkan di atas, ChromeOS bisa dibilang seperti browser Chrome saja sehingga pada dasarnya Anda menjalankan semua aplikasi bila terhubung dengan internet.

Anda yang tidak terhubung dengan internet, atau pekerjaan Anda butuh penggunaan aplikasi canggih seperti Photoshop, Adobe Premier, dsb maka ChromeOS bukanlah jawabannya. Tapi kalau pekerjaan Anda sehari-hari terhubung dengan internet, sebatas berselancar di dunia maya, atau butuh semua data bisa Anda akses di handphone maupun laptop, maka ChromeOS bisa menjadi jawabannya.

 

Referensi:

androidauthority.com

Photo: Tangkapan layar https://www.google.com/chromebook/chrome-os/

Browse blog by tag

Back To Top