sharpnel_content
Cek Saldo BPJS Ketenagakerjaan dengan Aplikasi BPJSTK

Blog 13 Nov 2020


Cek Saldo BPJS Ketenagakerjaan dengan Aplikasi BPJSTK

Share

Salah satu program pemerintah untuk menjamin kesejahteraan seluruh karyawan, baik itu karyawan pemerintah maupun karyawan swasta adalah program BPJS Ketenagakerjaan. Program BPJS Ketenagakerjaan jaman dulu dikenal sebagai Jamsostek (Jaminan Sosial Tenaga Kerja) akan tetapi kini menjadi BPJSTK.

Secara umum prinsip kerja sama saja dengan jamsostek, yakni kepesertaan adalah karyawan pemerintah maupun karyawan swasta. Setiap bulannya, para peserta wajib membayar iuran kepesertaan yang masa iurannya hingga si karyawan pensiun.

Ketika karyawan pensiun, mereka bisa mengklaim uang iuran yang telah mereka bayarkan selama puluhan tahun tersebut secara penuh. Dengan demikian, karyawan dapat menikmati hari tua dengan tenang melalui uang pensiunnya.

Nah, iuran BPJSTK dibayarkan sebagian oleh perusahaan, dan sebagian dipotong langsung dari gaji karyawan. Pemotongan dan pembayaran iuran BPJSTK dilakukan oleh perusahaan. Karyawan akan diberikan laporan secara berkala mengenai saldo iuran BPJSTK yang telah mereka bayarkan.

Akan tetapi, sebetulnya peserta bisa dengan aktif memonitor saldo BPJSTK yang mereka punya melalui aplikasi mobile. BPJS Ketenagakerjaan menyediakan aplikasi BPJSTK yang bisa diunduh di PlayStore maupun AppStore.

Di aplikasi BPJSTK tersedia menu-menu untuk membantu Anda memonitor kepesertaan BPJSTK seperti:

1. Lihat Saldo

Karyawan yang berstatus Penerima Upah bisa mengetahui saldo iuran BPJSTK yang sudah terkumpul melalui menu Lihat Saldo. Selain itu, di sana juga tertera informasi pembayaran iuran JHT selama 3 bulan terakhir, berapa nominal iuran yang dibayarkan, kapan tanggal pembayaran, serta besar upah yang dilaporkan perusahaan ke BPJSTK.

2. Kartu Digital

Selain kartu BPJSTK fisik, Anda bisa melihat kartu BPJSTK versi digital di aplikasi mobile BPJSTK. Didalamnya tertera informasi tambahan seperti nama perusahaan tempat bekerja, jumlah tenaga kerja, upah terakhir, pembayaran iuran terakhir, tanggal usia pensiun, masa iuran jaminan pensiun, program BPJSTK yang diikutkan (JKK, JKM, JHT, JPN), serta status kepesertaan (aktif atau tidak aktif).

Anda bisa menyimpan kartu digital tersebut ke galeri handphone Anda.

3. Antrian Online

Antrian online adalah menu khusus untuk peserta BPJSTK yang ingin mencairkan saldo JHT. Saat ini BPJSTK membuka program pencairan JHT tanpa kontak melalui program Lapak Asik. Peserta yang mencapai usia pensiun, di PHK, atau mengundurkan diri bisa mengajukan klaim saldo JHT melalui menu ini.

4. Pelaporan

Pelaporan adalah menu untuk melaporkan adanya kecelakaan kerja. Sayangnya fitur ini masih dalam tahap ujicoba dan terbatas di wilayah Jakarta, Kelapa Gading, dan sekitarnya.

5. Simulasi

Menu ini digunakan untuk peserta yang ingin tahu besaran iuran yang dibayarkan dengan memasukkan informasi gaji dan lama bekerja.

6. Berita 

Jangan ketinggalan informasi terbaru mengenai BPJSTK dan kegiatannya di berbagai daerah di seluruh Indonesia.

Selain enam menu penting di atas, peserta BPJSTK juga bisa memperoleh informasi lain seperti mitra layanan BPJSTK, kantor cabang, pengaduan data, profil peserta, dsb.

Dengan adanya aplikasi BPJSTK, para peserta kini tidak akan ketinggalan informasi mengenai keanggotaan mereka. Saldo JHT yang mengendap bisa dilihat, pengajuan klaim bisa dilakukan lewat aplikasi, dan manfaat lain yang tidak akan didapatkan dengan mudah bila tidak menggunakan aplikasi BPJSTK.

Karyawan, yuk cek saldo JHT-mu!

Referensi:

bpjsketenagakerjaan.go.id
Photo by Christian Wiediger on Unsplash

Browse blog by tag

Back To Top