sharpnel_content
Bisnis Makin Laris Manis dengan Chatbot

Blog 23 Sep 2020


Bisnis Makin Laris Manis dengan Chatbot

Share

Saat mengunjungi suatu website atau online shop, sering kali Anda akan menerima pesan chat yang menanyakan permintaan apa yang Anda butuhkan. Pesan ini muncul selama 24 jam nonsetop, tak peduli kapan Anda mengaksesnya. Anda pun menjadi bertanya-tanya, kira-kira berapa banyak uang yang perusahaan investasikan untuk memberikan pelayanan sebaik ini? 

Kini, konsumen tak perlu khawatir apakah perusahaan tersebut akan mendapat untung atau tidak karena harus mempekerjakan banyak customer service. Alih-alih manusia, mungkin Anda tengah berbincang-bincang dengan robot virtual atau chatbot!

Apa Itu Chatbot? 

Chatbot adalah program komputer yang ditanami kecerdasaan buatan (AI) sehingga dapat melakukan komunikasi laiknya manusia. Dengan adanya chatbot, Anda bisa mengakses live chat kapan saja. Chatbot yang beroperasi secara otomatis ini bisa menjadi tools komunikasi alternatif yang lebih efektif dibandingkan menggunakan manusia. 

Mengapa demikian? Pasalnya, tenaga manusia terbatas, tetapi tidak untuk chatbot. Oleh karena itu, banyak perusahaan yang memilih chatbot untuk melayani kebutuhan para konsumennya. Khususnya, untuk menjawab pertanyaan konsumen pada malam hari dan hari libur. 

Mengapa Chatbot Dibutuhkan? 

Pada era digital, pelaku bisnis dituntut untuk dapat melayani konsumen secara cepat dan responsif. Jika tidak, konsumen bisa berpindah toko dengan sekali scroll. Oleh sebab itu, Anda harus memiliki tim customer service yang selalu siap sedia selama 24 jam. Jika jalan ini dipilih, Anda harus mengeluarkan banyak biaya untuk menggaji lebih banyak staf untuk shift pagi dan malam. 

Selain itu, Anda juga bisa memilih untuk menggunakan chatbot. Anda hanya perlu memasang program ini dan seluruh tugas customer service akan ditangani oleh mesin. Beberapa keuntungan menggunakan chatbot yaitu:

  1. Dapat melayani kebutuhan konsumen setiap saat sehingga meningkatkan customer experience dan transaksi. 
  2. Tidak perlu mempekerjakan banyak staff untuk meng-cover tugas ini. 
  3. Lebih hemat biaya karena hanya perlu membayar biaya perancangan, pengembangan, dan pemeliharaan chatbot saja. 

Meskipun demikian, perlu dicatat bahwa kemampuan chatbot ada batasnya. Chatbot hanya dapat melayani komunikasi yang sesuai dengan sistem yang sudah ditentukan. Artinya, chatbot tidak sefleksibel manusia. Oleh karena itu, adopsi chatbot harus dibatasi agar sisi humanisme dari suatu komunikasi tidak luntur. 

Browse blog by tag

Back To Top