sharpnel_content
3 Teknologi Digital untuk UMKM

Blog 04 Jun 2020


3 Teknologi Digital untuk UMKM

Share

Jika ingin bisnis Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merayap ke posisi atas, Anda harus segera beralih ke proses bisnis yang serba digital. Lebih tepatnya, Anda harus mulai menyeleksi teknologi digital model apakah yang paling cocok dengan bisnis Anda. Ini adalah momen yang tepat untuk memakai rekomendasi 3 teknologi digital untuk UMKM yang tidak rumit dan mampu memberi hasil yang maksimal.

Daftar 3 Teknologi Digital untuk UMKM di Indonesia

Bagi pemula, tentu sulit untuk memilih teknologi digital apa yang paling tepat untuk bisnisnya. Karena alasan ini, kami pun memilih tiga teknologi digital yang paling cocok untuk UMKM. Berikut ini detail selengkapnya. 

1. Otomatisasi: Lebih Efisien dan Hemat Bujet!

Otomatisasi bisa menjadi solusi untuk sistem bisnis konvensional yang menerapkan segudang prosedur rumit untuk proses yang berulang. Selain tidak sejalan dengan perkembangan zaman, sistem konvensional juga tidak memberikan customer experience yang memuaskan. Dengan customer experience yang kurang, pendapatan dan kesejahteraan Anda pun tidak akan maksimal karena profit bisnis yang tidak bagus. 

Namun, dengan menerapkan otomatisasi, proses bisnis yang berulang bisa dilakukan secara otomatis sehingga lebih efisien dan bisa meningkatkan produktivitas bisnis. Para konsumen pun akan mendapatkan customer experience yang baik sehingga meningkatkan transaksi dan pendapatan perusahaan. Menariknya, otomatisasi ini tidaklah berdiri sendiri di luar suatu sistem, tetapi ditanam langsung di sistem bisnis Anda. Karena pada dasarnya, objek dari otomatisasi itu sendiri adalah sistem. 

Walaupun semua sudah diotomatisasi, Anda tak perlu khawatir proses bisnis akan terganggu jika terjadi masalah di sistem tersebut. Dengan teknologi yang serba canggih, Anda bisa memakai teknologi digital cloud computing atau komputasi awan sebagai back-up dari sistem otomatisasi. Dengan kata lain, sistem akan berjalan normal meski sedang terjadi error. Dengan begitu, SDM perusahaan Anda dapat melakukan perbaikan dan konsumen tetap dapat melakukan transaksi dalam waktu yang bersamaan. 

Teknologi otomatisasi ini sendiri sudah biasa dipakai pada sektor industri. Sebagai contoh, sistem otomatisasi pada sistem customer service. Jika selama ini, pelayanan customer service UMKM Anda dirasa kurang cekatan, bisa mengadopsi sistem otomatisasi. 

Nantinya, konsumen tidak perlu menunggu sampai sambungan telepon sebelumnya selesai karena akan langsung diarahkan ke customer service yang available secara otomatis. Dengan demikian, nomor customer service Anda bisa melayani beberapa telepon konsumen sekaligus dalam satu waktu.

2. Komputasi Awan (Cloud Computing): Penyimpanan File Terpusat dan Mudah Diakses

Seperti yang sudah kami singgung sebelumnya, komputasi awan atau cloud computing bisa menjadi solusi untuk back-up sistem otomatisasi. Namun, hal ini hanyalah contoh kecil dari fungsi cloud computing. Cloud computing tentu saja memiliki cakupan yang lebih besar. 

Sebelum jauh melangkah pada implementasi cloud computing di bisnis UMKM, apakah definisi cloud computing? Cloud computing merupakan sebuah layanan  penyimpanan dengan basis internet yang bisa diakses user secara fleksibel. Syaratnya, Anda harus ada akses internet ke cloud storage tersebut. 

Dengan adanya cloud, Anda bisa mengeliminasi sistem penyimpanan data atau file yang kurang efisien dan memakan banyak biaya dan storage. Nantinya, Anda bisa menyimpan data atau file bisnis secara terpusat di cloud dan karyawan bisa mengaksesnya dengan melakukan login di internet. Cara ini tentu saja lebih praktis dan efisien dibandingkan dengan media penyimpanan konvensional yang memakan waktu transfer dari satu individu ke individu yang lain.   

 Untuk implementasinya, kami akan mengambil contoh di perusahaan AsiaQuest Indonesia yang bisa diaplikasikan pada UMKM. Kami memakai cloud dari Google Drive untuk berbagi document, update info, dan requirement. Anda pun bisa memakai Google Drive untuk menyimpan file-file penting UMKM. 

3. Analitik Data: Sanggup Menganalisis Error dan Tren Secara Otomatis

Terakhir, Anda bisa mulai melirik teknologi analitik data untuk meningkatkan profit UMKM. Analitik data adalah sebuah teknologi yang memungkinkan mesin atau sistem menjalankan proses analisis secara otomatis. Jika selama ini Anda menghabiskan waktu untuk menganalisis data dan mencari solusinya, kini bisa dilakukan dengan teknologi analitik data. 

Analitik data ini mampu mempelajari data secara otomatis tanpa campur tangan manusia. Alhasil, prosesnya lebih cepat dibandingkan kerja manusia dan problem solving juga lebih akurat. Untuk pengaplikasiannya, kami akan mengambil contoh pada proses produksi suatu produk. Jika Anda sudah mengadopsi analitik data, setiap karyawan berkesempatan untuk melakukan analisis produksi secara independen. Nantinya, karyawan dapat mendeteksi error, dan mengukur data. Ingin melakukan pengecekan tren produksi? Bisa juga dilakukan secara independen. 

Dengan ketiga teknologi digital di atas, UMKM Anda bisa mencapai hasil maksimal. Namun, mesti diingat bahwa digitalisasi ini tidaklah instan, tetapi membutuhkan waktu dan perlu merombak banyak sistem bisnis. Untungnya, perusahaan kami memiliki service yang dapat membantu perkembangan bisnis Anda secara cepat melalui teknologi digital, seperti cloud computing, analitik data, dan lainnya. Silakan hubungi kami untuk mengetahui detail service kami dan bisnis Anda pasti akan melesat naik dalam beberapa tahun ke depan! 

Browse blog by tag

Back To Top